TAKENGON | HARIE.ID – Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, harap pelaksanaan pacuan kuda yang dihelat mulai 25–31 Agustus 2025 di Lapangan HM Hasan Gayo, Blang Bebangka tidak ada perjudian remang – remang.
“Jangan ada judi remang-remang di arena pacuan kuda,” tegas Haili Yoga saat membuka acara tersebut, Senin 25 Agustus 2025.
Ia meminta seluruh panitia agar melaksanakan tugas dengan baik dan profesional, serta menjadikan acara ini sebagai pesta rakyat yang tertib, aman, dan bermartabat.
“Sepuluh menit sebelum adzan, hentikan semua aktivitas. Ini wajib kita jalankan. Dinas Syariat Islam, Ketua MPU, Majelis Adat Gayo (MAG), hingga Satpol PP harus memastikan aturan ini berjalan dengan baik,” ujarnya.
Haili Yoga juga menekankan agar semua persoalan diselesaikan langsung di arena, bukan dibawa keluar ke media.
“Ketua MPU, turun langsung. Kalau ada masalah, selesaikan di sini. Begitu juga MAG, kalau ada sumang, bahas di arena, jangan bahas di media. Ini demi menjaga marwah adat dan budaya kita,” tegasnya.
Bupati menambahkan, pelaksanaan pacuan kuda ini harus didukung dan diawasi bersama oleh semua pihak.
“Kalau ada kekurangan, mari kita maklumi. Yang jelas, kegiatan ini kita laksanakan bersama dan harus tetap hidup sebagai bagian dari warisan budaya Gayo,” katanya.
Ia menegaskan, tahun 2025 ini kegiatan pacuan kuda resmi dilaksanakan oleh Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Aceh Tengah.
Ke depan akta dia, seluruh pelaksanaan pacuan kuda akan diserahkan sepenuhnya kepada Pordasi sebagai organisasi resmi yang membawahi olahraga berkuda.
“Tradisi pacuan kuda ini milik kita semua. Mari kita jaga bersama, dukung bersama, dan awasi bersama agar tetap menjadi kebanggaan Gayo,” pungkas Haili Yoga.
Laporan | Karmiadi