HARIE.ID | TAKENGON – Arena Pacuan Kuda H.M. Hasan Gayo Blang Bebangka akan segera digelar Aceh Derby 2025 – Piala Gubernur Aceh.
Event akbar itu akan berlangsung 8–14 Desember 2025. Kegiatan ini tidak hanya menonjolkan kompetisi kuda terbaik Nusantara, tetapi bahagian dari magnet ekonomi bagi Kabupaten Aceh Tengah.
Koordinator Lapangan, Mulyadi, menyebut, event Aceh Derby tahun ini disiapkan dengan format lebih modern, tertib, berorientasi komersial, sesuai Qanun Aceh Tengah Nomor 1 Tahun 2024 yang mengatur kegiatan bernuansa komersil di daerah.
“Pacuan tahun ini kita dorong sebagai event ekonomi. Ribuan orang akan datang, dan itu berarti peluang bisnis terbuka sangat luas, mulai dari kuliner, penyewaan, transportasi, hingga UMKM lokal. Kami pastikan penyelenggaraan lebih rapi, lebih menarik, dan berdampak langsung pada masyarakat,” ujar Mulyadi, saat dikonfirmasi Harie, Selasa 25 November 2025.
Aceh Derby 2025 menampilkan lebih dari 10 kelas kompetisi, mulai dari Kelas Aceh Derby (1.600 m), Kelas Terbuka 2.000 m, Kelas Sprint 1.000–1.450 m dan Kelas Gayo.
Setiap kelas menghadirkan hadiah dan trofi untuk juara 1, 2, dan 3, menjadikan persaingan semakin ketat dan memacu adrenalin.
Kelas Derby tahun ini dikhususkan bagi kuda kelahiran Agustus 2022 ke atas, memastikan kualitas dan standar pacuan tetap terjaga pada level tertinggi.
Tak hanya itu, untuk penonton di Tribune VIP dikenakan tarif sebesar Rp20.000 dan Tribune Umum: Rp10.000
“Ini sudah sesuai Qanun dan mengatur penonton, supaya tribun utama tidak over kapasitas, karena kita khawatir ambruk,” ujar Mulyadi membeberkan alasan penarikan tiket tersebut.
Mulyadi menyebut, Aceh Derby 2025 akan menjadi yang paling menguntungkan karena minat peserta meningkat, kelas bertambah, dan promosi dilakukan lebih agresif melalui berbagai platform digital.
Pendaftaran dimulai 26 November – 4 Desember 2025. Pengukuran Kuda 5–6 Desember 2025, Drawing/TM 7 Desember 2025 dan Perlombaan 8–14 Desember 2025.
“Penerimaan pendaftaran dan penyewaan kandang dikoordinir oleh Sakdan Rizki (0823 5075 7599),” kata Mulyadi.
Informasi pendaftaran juga tersedia untuk Aceh Tengah (Irian), Bener Meriah (Feri) dan Gayo Lues (Fahmi).
“Kami ingin menunjukkan bahwa tradisi pacu kuda tidak hanya budaya, tetapi juga mesin ekonomi. Aceh Derby 2025 adalah momentum kita bersama untuk memajukan daerah,” pungkasnya.
Laporan | Karmiadi












