HARIE.ID | TAKENGON – Memasuki hari ke-12 pascabencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Aceh Tengah, pemerintah daerah mengambil langkah untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat yang terdampak.
Bupati Haili Yoga, secara resmi mengirim surat kepada dua lembaga perbankan Bank Aceh Syariah dan Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Takengon agar memberikan dispensasi dan keringanan pembayaran kredit bagi nasabah terdampak bencana.
Bencana yang berlangsung hampir dua pekan itu memutus akses jalan, menghambat distribusi logistik, dan melumpuhkan aktivitas ekonomi masyarakat.
Banyak warga kehilangan mata pencaharian sehingga kesulitan memenuhi kebutuhan harian, termasuk membayar cicilan kredit.
Di tengah kondisi ini, Bupati Haili menilai dukungan sektor perbankan sangat dibutuhkan agar beban warga tidak semakin berat.
Dalam surat yang dikirimkan, Bupati meminta pihak bank memberikan relaksasi pembayaran, khususnya bagi penerima Kredit Usaha Rakyat (KUR). Keringanan ini diharapkan dapat membantu ASN, TNI/Polri, Pelaku UMKM dan masyarakat umum yang ekonominya terhenti akibat bencana.
Penundaan pembayaran kredit akan memberi ruang bagi warga untuk pulih sekaligus menjaga kelangsungan UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi lokal.
Ketua DPRK Aceh Tengah, Fitriana Mugie turut menandatangani surat tersebut dalam rangka mendukung percepatan pemulihan ekonomi masyarakat.
Pemkab Aceh Tengah berharap Bank Aceh dan BSI segera memberikan respons positif agar masyarakat bisa segera bangkit dan menggerakkan kembali perekonomian daerah.
Laporan | Karmiadi












