ADVERTISEMENT

Riuh di Tengah Bencana, Gerbang Pendopo Bupati Aceh Tengah Digembok!

HARIE.ID | TAKENGON – Gerbang utama Pendopo Bupati Aceh Tengah mendadak menjadi bahan perbincangan publik.

Isu ini mencuat di tengah situasi darurat bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Aceh Tengah, ketika masyarakat berharap kehadiran negara terasa lebih dekat dan terbuka.

Perbincangan soal gerbang pendopo “digembok” itu menyeruak di ruang-ruang publik, media sosial hingga warung kopi.

BACA JUGA

Banyak warga mempertanyakan mengapa akses utama rumah dinas kepala daerah justru tertutup di saat kondisi daerah sedang tidak baik-baik saja.

Sejak kepemimpinan Bupati Aceh Tengah Haili Yoga, gerbang utama pendopo memang jarang difungsikan. beda dengan “Nahkoda” sebelumnya.

Akses keluar-masuk lebih sering diarahkan melalui satu pintu di sisi Masjid Agung Ruhama Takengon. Gerbang depan biasanya hanya dibuka saat penyambutan tamu penting atau agenda tertentu berskala besar.

Situasi ini kemudian ditafsirkan beragam oleh masyarakat, terlebih saat bencana hidrometeorologi menimbulkan keresahan, kerusakan, dan kebutuhan respons cepat dari pemerintah daerah.

Menanggapi polemik tersebut, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Aceh Tengah, Mustafa Kamal, memberikan klarifikasi.

Ia menegaskan, pintu pagar pendopo di sisi Masjid Raya selalu terbuka dan aktif digunakan.

“Untuk kondisi saat ini, trafik keluar masuk pendopo cukup tinggi. Kalau menggunakan pintu depan, kami khawatir justru mengganggu arus lalu lintas masyarakat dari arah bawah,” kata Mustafa Kamal, Selasa 16 Desember 2025.

Menurutnya, pertimbangan penggunaan pintu samping bukan tanpa alasan. Aspek efektivitas, kelancaran lalu lintas, dan keselamatan masyarakat menjadi faktor utama yang dipertimbangkan.

“Karena itu, akses dari sisi Masjid Raya dinilai lebih efektif dan aman,” ujarnya, menjawab tudingan masyarakat yang mencoba membangun narasi “aneh-aneh” terkait penggembokan gerbang pendopo.

Laporan | Karmiadi 

BERITA TERKAIT