ADVERTISEMENT

Hari Jadi ke-449 Kota Takengon, DPRK Aceh Tengah Gelar Rapat Paripurna Istimewa

HARIE.ID | TAKENGON — Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tengah menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-449 Kota Takengon, Selasa 17 Februari 2026.

Momen sakral itu berlangsung di ruang sidang DPRK, dengan nuansa adat Gayo yang kental. Seluruh tamu undangan tampil mengenakan busana khas Kerawang Gayo.

Pimpinan sidang diketuai oleh Ketua DPRK Aceh Tengah, Fitriana Mugie, didampingi Wakil Ketua Hamdan Guru Gama dan Susilawati.

BACA JUGA

Sementara itu, Bupati Aceh Tengah Haili Yoga bersama Wakil Bupati Muchsin Hasan tampil serasi mengenakan Kerawang Gayo berwarna kuning.

Prosesi sidang berlangsung menggunakan Bahasa Gayo, mempertegas identitas budaya yang menjadi ruh Kota Takengon sejak berabad silam.

Dalam pidatonya, Ketua DPRK menyampaikan refleksi perjalanan panjang kota berhawa sejuk itu yang kini telah berusia 449 tahun.

Dengan berbahasa Gayo, ia menyebut, peringatan hari jadi tahun ini terasa berbeda. Jika biasanya dirayakan dengan euforia dan rangkaian kegiatan meriah, kali ini suasana lebih sederhana dan penuh perenungan.

Menurut nya, Kabupaten Aceh Tengah masih berada dalam masa transisi pemulihan pasca bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah beberapa waktu lalu.

“Selamat Hari Jadi Kota Takengon ke-449. Di tengah ujian dan tantangan, kita harus bangkit,” katanya.

Sementara itu, Bupati Aceh Tengah Haili Yoga menyebut, peringatan tahun ini dilaksanakan secara terbatas sebagai bentuk empati sekaligus fokus terhadap pemulihan daerah.

“Tahun ini berbeda. Kita masih dalam suasana pasca bencana hidrometeorologi dan juga bersiap menyambut bulan suci Ramadhan. Karena itu, rangkaian kegiatan kita batasi pada sidang paripurna. Untuk agenda lainnya, kemungkinan akan kita bahas dan laksanakan setelah Idul Fitri,” ujar Haili Yoga.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga keindahan dan keharmonisan Kota Takengon, serta aktif memberikan masukan dan kritik yang konstruktif demi kemajuan Aceh Tengah ke depan.

“Mari kita jaga Kota Takengon yang indah ini. Berikan masukan dan kritik yang membangun agar Aceh Tengah semakin baik,” pungkasnya.

Laporan | Karmiadi 

BERITA TERKAIT