ADVERTISEMENT

Cegah Penimbunan BBM Jelang Idul Fitri, Fauzan Dukung Pemkab Bentuk Satgas Pasar

HARIE.ID | TAKENGON — Anggota DPRK Aceh Tengah, Fauzan mendukung langkah Pemkab membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pasar untuk mengantisipasi praktik penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) maupun bahan pokok menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.

Menurut Fauzan, pembentukan Satgas Pasar langkah untuk menjaga stabilitas harga serta memastikan distribusi kebutuhan masyarakat tetap berjalan normal, terutama di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi menjelang lebaran.

“Satgas Pasar perlu segera dibentuk agar tidak ada oknum yang memanfaatkan situasi dengan menimbun BBM maupun sembako. Menjelang Idul Fitri biasanya permintaan meningkat dan potensi permainan pasar juga ikut naik,” ujar Fauzan menjawab Harie.id Jum’at 06 Maret 2026.

BACA JUGA

Sebelum nya, Wakil Bupati Aceh Tengah, Muchsin Hasan, melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah SPBU di Takengon menyusul antrean panjang kendaraan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Dalam sidak itu, Muchsin mendatangi tiga SPBU, yakni SPBU Jalan Lintang, Kemili, dan Tansaril. Ia bahkan sempat meminta pengelola membuka rekaman CCTV untuk memastikan tidak ada kendaraan yang mengisi BBM berulang kali dengan nomor polisi yang sama.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi dugaan praktik penimbunan BBM jenis Pertalite dan Pertamax yang sempat memicu kepanikan masyarakat.

Fauzan menilai tindakan tersebut perlu diperkuat dengan pembentukan tim khusus yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari dinas terkait, aparat kepolisian hingga pengawas distribusi.

“Satgas Pasar ini penting untuk mengawasi distribusi BBM dan bahan pokok sekaligus memastikan tidak ada lonjakan harga yang merugikan masyarakat,” kata Ketua Persatuan Olahraga Domino (Pordi) Aceh Tengah itu.

Ia juga mengingatkan agar pemerintah tidak hanya fokus pada pengawasan di SPBU, tetapi juga pada peredaran BBM eceran serta bahan kebutuhan pokok di pasar.

Menurutnya, praktik penimbunan sering kali terjadi secara terselubung melalui jaringan distribusi kecil yang sulit terpantau jika tidak ada tim khusus yang bekerja secara rutin.

Sebelumnya, hasil pengecekan pemerintah daerah juga memastikan stok BBM dari depot Lhokseumawe masih dalam kondisi aman untuk melayani kebutuhan masyarakat Aceh Tengah menjelang Idul Fitri.

Meski demikian, Fauzan menilai pengawasan tetap harus diperketat agar tidak ada pihak yang mengambil keuntungan dari situasi kepanikan masyarakat.

“Stok boleh aman, tapi pengawasan harus tetap kuat. Kita tidak ingin ada masyarakat yang dirugikan karena ulah segelintir oknum,” katanya.

Ia berharap pembentukan Satgas Pasar dapat segera direalisasikan sehingga stabilitas harga dan ketersediaan kebutuhan masyarakat di Aceh Tengah tetap terjaga hingga perayaan Idul Fitri.

Laporan | Karmiadi 

BERITA TERKAIT