ADVERTISEMENT

Angka 14 JPT, Saat Plt Tak Lagi “Sakti”

HARIE.ID | TAKENGON – Riuh percakapan di lorong-lorong perkantoran Pemkab Aceh Tengah mulai terasa berbeda.

Satu topik yang kini paling hangat dibicarakan adalah seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama yang akan segera dibuka untuk 14 posisi strategis kepala dinas dan kepala badan.

Namun, di tengah geliat harapan itu, Bupati Haili Yoga menyelipkan satu pesan.

BACA JUGA

“Jangan terus bermimpi Plt jadi Kepala Dinas,” ujarnya, lugas, usai melantik dan memutasi ratusan pejabat eselon III dan IV di Gedung Ummi Pendopo beberapa waktu lalu.

Kalimat itu seolah menjadi tamparan bagi sebagian pejabat yang mungkin merasa nyaman dengan jabatan sementara itu.

Jabatan bukan hasil kebetulan atau kedekatan, melainkan hasil kompetensi dan pembuktian di lapangan.

Seleksi terbuka yang akan digelar sepertinya bukan sekedar formalitas. Haili Yoga ingin memberi ruang bagi pejabat Eselon IIIB untuk naik kelas.

“Buktikan kemampuan kalian, sudah delapan bulan kami bersama kalian, tapi nampak-nampaknya masih ada yang menggosipkan Bupati dan Wakil Bupati di belakang kami,” katanya.

Ucapan itu menggambarkan kegelisahan. Bupati ingin melihat ASN Aceh Tengah berbenah, bekerja dengan hati, bukan dengan bisik-bisik di belakang meja.

Dari data yang Dihimpun Harie.id, Berikut daftar 14 jabatan yang akan dilelang dalam waktu dekat

  1. Staf Ahli Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan
  2. Staf Ahli Bidang Keistimewaan Aceh, Kemasyarakatan dan SDM
  3. Kepala Dinas KB, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
  4. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung
  5. Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman
  6. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah
  7. Kepala Dinas Pangan
  8. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
  9. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah
  10. Sekretaris Dewan
  11. Kepala Dinas Perikanan
  12. Kepala Dinas Kesehatan
  13. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM dan,
  14. Kepala Dinas Syariat Islam

Sejumlah nama disebut-sebut sudah menyiapkan makalah dan strategi presentasi.

Ada yang mulai membangun jejaring. Semua bergerak, semua berharap. Tapi seperti kata Bupati, mimpi tak cukup tanpa kerja keras.

Langkah Bupati Haili Yoga membuka lelang jabatan ini bukan sekadar penyegaran birokrasi, ia ingin menanamkan nilai loyalitas bukan berarti stagnan, dan jabatan tak datang dari pujian.

“Kami yang ambil kebijakan bisa saja berubah,” ujarnya singkat tapi sarat makna.

Pesan itu seperti cermin bagi para ASN di Aceh Tengah. Sudah saatnya berhenti berharap posisi datang dari kedekatan, dan mulai membangun reputasi dari hasil kerja.

Dalam panggung birokrasi, tidak semua akan berdiri di garis depan. Tapi setiap orang punya kesempatan untuk menunjukkan etika, profesionalitas, dan kejujuran.

Laporan | Karmiadi 

BERITA TERKAIT