ADVERTISEMENT

Delapan Muda-Mudi Digerebek Warga di Simpang 4 Bebesen, Botol Anggur Hijau Disita

HARIE.ID | TAKENGON — Di saat warga Aceh Tengah berjibaku menghadapi dampak bencana hidrometeorologi banjir, longsor, dan keterbatasan akses malah di Simpang Empat Bebesen delam muda – mudi di gerebek warga.

Delapan muda-mudi itu diamankan warga di sebuah rumah sewa di Dusun Mude Gelime, Kampung Simpang Empat, Selasa 16 Desember 2025 malam, setelah aktivitas yang dinilai meresahkan.

Tiga laki-laki yang diamankan berinisial KU (19) dan AWI (19), keduanya warga Kala Kemili, serta ZI (24) warga Kampung Kemili, Kecamatan Bebesen.

BACA JUGA

Sementara lima perempuan berinisial UTN (23) warga Baleatu, SM (23) Blang Kolak I, SM (19) warga Kute Lintang, RK (17) warga Bies Mulie, dan FW (25) warga Tawardi, Aceh Tengah.

Konadi, warga yang turut dalam penggerebekan, mengatakan keresahan masyarakat telah memuncak.

“Musik bising diputar dari siang hingga menjelang Maghrib, tidak dimatikan. Aktivitas keluar-masuk juga mencurigakan,” ujarnya kepada wartawan, Rabu 17 Desember 2025.

Penggerebekan dilakukan bakda Maghrib oleh sejumlah warga. Di lokasi, ditemukan lima perempuan dan tiga laki-laki, serta minuman beralkohol merek API Anggur Hijau dengan kadar alkohol 19,7 persen.

“Lokasi yang digerebek itu memang rumah sewa,” kata Konadi.

Peristiwa ini terjadi di tengah suasana Aceh Tengah yang masih diliputi duka akibat bencana hidrometeorologi.

Banyak warga mengharapkan ketenangan, solidaritas, dan empati, terutama saat sebagian masyarakat berjuang memulihkan rumah dan mata pencaharian.

Namun, kebisingan dan dugaan pelanggaran justru mencederai rasa kebersamaan tersebut.

Kasus ini telah ditangani Satpol PP–WH dan dilimpahkan ke Polres Aceh Tengah untuk proses hukum lebih lanjut.

Laporan | Arinos 

BERITA TERKAIT