HARIE.ID | TAKENGON– Adalah Liawati, pegawai honorer Puskesmas Rusip Antara, yang seharusnya hari itu melangkah menuju pelaminan, mengikat janji suci dengan pria pilihannya, Jemi Saputra.
Namun takdir menulis cerita lain, momen pelantikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Lapangan Musara Alun Takengon, Kamis 05 Februari 2025.
Kisah pribadi Liawati ini justru terungkap di hadapan publik, setelah informasi rencana pernikahannya sampai ke telinga Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga.
Awalnya, Haili Yoga mengira Jemi Saputra calon suami Liawati juga termasuk dalam barisan PPPK Paruh Waktu yang dilantik hari ini.
Ia pun memanggil dua nama tersebut untuk menghampirinya. Mendengar namanya disebut, Liawati terdiam.
Dengan langkah ragu dan dorongan lembut dari rekan-rekannya, ia akhirnya maju menghampiri Haili Yoga.
“Ditunda, Pak… seharusnya hari ini,” ucap Liawati lirih saat ditanya perihal pernikahannya.
Ia menunda hari bahagia demi hadir pada momentum pengabdian yang diakui oleh negara.
Menanggapi hal tersebut, Haili Yoga menyampaikan, “Nanti Pak Sekda berikan kado istimewa.” Ia bahkan berseloroh, “Kenapa Bupati nggak diundang?”
Pertanyaan itu membuat Liawati hanya tersenyum, tanpa mampu menjawab sepatah kata pun.
Saat ditanya tentang harapannya, Liawati menjawab singkat, “Semoga kami bahagia, Pak.” begitu katanya.
Kepala BKPSDM Aceh Tengah, Ruslan Ramadhan, S.STP saat dikonfirmasi Harie.id membenarkan Liawati dijadwal akan melangsungkan akad nikah hari ini dengan Jemi Saputra di Kecamatan Celala.
“Liawati adalah bidan di Kecamatan Celala, tepatnya di Kampung Paya Kolak, dia ditugaskan sebagai PPPK Paruh Waktu di Puskesmas Rusip Antara,” pungkas Ruslan Ramadhan.
Diketahui, pelantikan PPPK Paruh Waktu sebanyak 3.327 orang, terdiri dari 750 tenaga kesehatan, 1.927 tenaga teknis, dan 650 tenaga guru.
Upacara itu dipimpin langsung oleh Bupati Haili Yoga dan dihadiri Wakil Bupati Muchsin Hasan, Sekda Mursyid, serta para kepala OPD di Kabupaten berhawa sejuk tersebut.
Laporan | Karmiadi












