HARIE.ID | TAKENGON – Hujan lebat yang mengguyur Aceh Tengah sejak sore hingga malam kembali memicu bencana banjir susulan dan meluapnya sejumlah sungai, Senin 06 April 2026.
Dampaknya meluas ke berbagai Kecamatan, menyebabkan kerusakan infrastruktur hingga memutus akses transportasi warga.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tengah, Andalika, dalam keterangannya menyampaikan, banjir kembali merendam sejumlah kampung di beberapa kecamatan terdampak.
Di Kecamatan Lut Tawar, banjir dilaporkan terjadi di Kampung Toweren, Rawe, dan Gunung Suku.
Sementara di Kecamatan Bintang, genangan air meluas ke Kampung Kuala I, Linung Bulen, Gele Pulo, dan Kelitu.
Kondisi serupa juga terjadi di Kecamatan Kebayakan, tepatnya di Kampung Mendale dan Lut Kala.
“Selain itu, banjir juga melanda wilayah Kecamatan Linge di Kampung Lumut dan Pantan Nangka, serta di Kecamatan Ketol yang terdampak di Kampung Burlah,” ujar Andalika.
Tak hanya merendam permukiman, luapan sungai juga menghancurkan sejumlah jembatan darurat yang sebelumnya dibangun pascabencana.
Akibatnya, akses kendaraan roda dua dan roda empat kembali terputus di beberapa titik vital.
Jembatan Berawang Gajah di Kampung Burlah, Kecamatan Ketol dilaporkan hanyut.
Kondisi serupa juga terjadi pada Jembatan Terang Engon di Kampung Mulie Jadi, Kecamatan Silih Nara, serta Jembatan Simpil di Kecamatan Linge.
“Putusnya jembatan ini menyebabkan sejumlah kampung kembali terisolasi, terutama di Kecamatan Silih Nara dan Ketol,” jelasnya.
Di Kecamatan Silih Nara, Kampung Terang Engon dilaporkan terisolasi total.
Sementara di Kecamatan Ketol, beberapa kampung seperti Burlah, Buge Ara, Kekuyang, dan Bintang Pepara juga mengalami kondisi serupa akibat terputusnya akses penghubung.
Selain banjir, hujan intensitas tinggi juga memicu longsor di sejumlah ruas jalan strategis. Material longsoran dilaporkan menutup badan jalan di jalur provinsi Mendale – Bintang dan Bintang – Simpang Kraft.
Bahkan, jalur nasional Pameu – Genting Gerbang turut terdampak.
Gangguan akses juga terjadi di jalan nasional Takengon – Ise-Ise, tepatnya di Kampung Lumut, Kecamatan Linge, akibat genangan air yang sempat menghambat arus lalu lintas.
Laporan | Karmiadi












