HARIE.ID | TAKENGON – Kepala Kampung Reje Payung, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, Sejahtera, bantah informasi yang menyebut sekitar 70 persen warganya terdampak bencana hidrometeorologi belum menerima bantuan Jaminan Hidup (Jadup).
Menurut Sejahtera, informasi tersebut tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.
Kepada Harie.id ia menjelaskan, saat ini hanya tersisa tiga warga yang belum menerima bantuan Jadup dan seluruhnya sedang dalam proses pengusulan melalui mekanisme by name by address.
“Laporan masyarakat yang disampaikan itu tidak benar. Kalau 70 persen belum menerima, berarti hampir setengah masyarakat kami belum dapat bantuan. Faktanya, yang belum menerima tinggal tiga orang lagi,” kata Sejahtera, Jumat 26 Juni 2026.
Ia berujar, sebelumnya memang terdapat empat warga yang belum masuk sebagai penerima Jadup. Namun, satu di antaranya telah terakomodasi pada penyaluran tahap kedua.
“Awalnya ada empat orang yang belum menerima. Pada tahap kedua, satu orang sudah masuk sebagai penerima. Sekarang tinggal tiga orang lagi yang sedang kami usulkan,” ujarnya.
Kata dia, Pemerintah Kampung terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar sisa warga yang belum menerima bantuan dapat segera masuk dalam daftar penerima sesuai mekanisme yang berlaku.
Ia memastikan, klaim sebagian besar warga Reje Payung belum menerima Jadup tidak benar.
Diberitakan sebelumnya, warga terdampak bencana hidrometeorologi di Kecamatan Linge keluhkan terkait penyaluran bantuan Jaminan Hidup (Jadup).
Dalam laporan tersebut disebutkan adanya dugaan sekitar 70 persen warga terdampak di Kampung Reje Payung belum menerima bantuan.
Laporan | Karmiadi











