HARIE.ID | TAKENGON — Pemulihan sistem kelistrikan di Kabupaten Aceh Tengah terus dilakukan pihak PLN. Hingga Sabtu malam, 10 Januari 2026, pukul 21.00 WIB, sebanyak 251 dari total 295 kampung di Kabupaten tersebut telah kembali menikmati aliran listrik secara normal.
Data yang dirilis Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Aceh Tengah bersama PLN menyebut, sekitar 85 persen kini telah menyala, sementara 44 kampung lainnya masih dalam kondisi padam dan terus menjadi fokus penanganan.
Sejumlah kecamatan dilaporkan telah pulih sepenuhnya dengan kondisi 100 persen nyala, di antaranya Kecamatan Atu Lintang, Bebesen, Bies, Jagong Jeget, Pegasing, Kebayakan, Lut Tawar, Celala, serta Kute Panang. Kondisi ini menjadi sinyal positif atas kerja intensif tim teknis PLN di lapangan.
Sektor layanan vital juga dipastikan aman. Rumah sakit rujukan utama di Aceh Tengah, yakni RSUD Datu Beru, RSU Fandika, dan RS Gayo Medical Center, telah mendapatkan suplai listrik secara penuh, memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal.
Namun, masih terdapat beberapa Kecamatan yang menghadapi pemadaman di sejumlah kampung. Kecamatan Linge menjadi wilayah dengan jumlah kampung padam terbanyak, disusul Kecamatan Ketol, Rusip Antara, Bintang, dan Silih Nara. Medan yang sulit, kerusakan jaringan akibat cuaca ekstrem, serta kondisi geografis menjadi tantangan utama dalam proses pemulihan.
PLN bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah terus mempercepat normalisasi listrik di seluruh wilayah terdampak. Upaya perbaikan jaringan terus dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan keselamatan petugas dan masyarakat.
Laporan | Karmiadi












