HARIE.ID | BENER MERIAH — Kecelakaan lalu lintas tunggal merenggut nyawa seorang sopir truk pengangkut kopi di Jalan Lintas Nasional KKA–Lhokseumawe, tepatnya di Kampung Seni Antara, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah, Jumat 08 Mei 2026 malam.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Maskur Zikrayandi (40), warga Kampung Bintang Musara, Kecamatan Bandar, Kabupaten Bener Meriah.
Sementara kernet truk, Fitra Iwan Tona (27), warga Kampung Bahgie Bertona, Kecamatan Bandar, selamat dan hanya mengalami luka ringan berupa lecet pada kaki kanan.
Kapolsek Permata, Iptu Taufik, mengatakan kecelakaan tersebut melibatkan satu unit truk Mitsubishi Colt Diesel bernomor polisi BK 8468 XE yang mengangkut sekitar delapan ton biji kopi dari Pondok Baru menuju Kota Medan.
“Berdasarkan kronologi kejadian, kendaraan berangkat sekitar pukul 20.30 WIB. Saat melintasi jalan menurun di kawasan perbatasan Kabupaten Bener Meriah dengan Aceh Utara, tepatnya di tikungan menuju Jembatan Besi Kampung Seni Antara, truk diduga mengalami kerusakan pada sistem pengereman,” ujar Iptu Taufik lewat keterangan tertulisnya yang diterima Harie.id, Sabtu 09 Mei 2026.
Diduga akibat rem blong, sopir kehilangan kendali atas kendaraan di jalur turunan yang dikenal rawan kecelakaan tersebut.
Dalam upaya menghindari kecelakaan yang lebih fatal, korban sempat mengarahkan kendaraan ke bahu jalan sebelah kanan.
Namun truk justru terperosok dan menghantam dinding tebing di sisi jalan.
Benturan keras menyebabkan bagian kabin depan ringsek parah. Maskur Zikrayandi terjepit di dalam kendaraan dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara kernet berhasil menyelamatkan diri meski mengalami luka ringan.
Usai menerima laporan dari masyarakat, personel piket Polsek Permata langsung menuju lokasi bersama warga untuk melakukan proses evakuasi korban.
Petugas kemudian membawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat serta berkoordinasi dengan Unit Laka Lantas Polres Bener Meriah untuk penanganan lebih lanjut.
Selain melakukan olah tempat kejadian perkara, petugas juga mengumpulkan keterangan saksi dan melaporkan peristiwa tersebut kepada pimpinan.
“Penting dilakukan pemeriksaan kondisi kendaraan angkutan berat sebelum melakukan perjalanan, terutama pada jalur pegunungan dengan medan curam dan turunan panjang seperti lintasan Bener Meriah–Aceh Utara yang kerap menjadi titik rawan kecelakaan lalu lintas,” katanya.
Laporan | Karmiadi












