ADVERTISEMENT

Narkoba Ancaman Serius, KNPI Desak Pembentukan BNNK Aceh Tengah Dipercepat 

Picture of Karmiadi Arinos

Karmiadi Arinos

Ketua KNPI Aceh Tengah, Feriyanto (Photo/Harie)

HARIE.ID | TAKENGON – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) mendukung penuh pembentukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) di Kabupaten Aceh Tengah.

Menurut Ketum KNPI, Feriyanto, kehadiran BNNK menjadi langkah penting untuk menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkotika. Bahkan, ia meminta pembentukan itu dipercepat.

Ia jug berujar, persoalan narkoba saat ini menjadi ancaman serius yang harus ditangani secara terstruktur dan berkelanjutan.

BACA JUGA

Menurutnya, generasi muda merupakan kelompok paling rentan terpapar penyalahgunaan narkotika sehingga membutuhkan pengawasan dan edukasi yang lebih kuat.

“Pembentukan BNNK bukan hanya kebutuhan pemerintah, tetapi kebutuhan seluruh masyarakat Aceh Tengah untuk menjaga masa depan generasi muda,” ujar Feriyanto, Sabtu 23 Mei 2026.

Keberadaan BNNK katanya, dapat memperkuat program pencegahan, rehabilitasi, hingga penindakan hukum terhadap peredaran gelap narkotika di wilayah dataran tinggi Gayo.

Feriyanto juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah yang sebelumnya telah mengusulkan pembentukan BNNK kepada Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI).

Menurutnya, langkah tersebut bukti keseriusan pemerintah daerah dalam memperkuat Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

“Selama ini penanganan narkoba membutuhkan penguatan koordinasi lintas sektor. Dengan adanya BNNK, penanganan bisa lebih fokus, profesional, dan berkelanjutan,” katanya.

Menurut Feriyanto, Aceh Tengah sebagai wilayah strategis di tengah Provinsi Aceh membutuhkan lembaga khusus yang mampu menjangkau hingga tingkat kampung dalam melakukan pengawasan, edukasi, dan pembinaan masyarakat terkait bahaya narkoba.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh adat, lembaga pendidikan, organisasi kepemudaan, hingga aparat penegak hukum untuk bersama-sama mendukung pembentukan BNNK Aceh Tengah.

“Perang melawan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri. Harus ada kolaborasi semua pihak. KNPI siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam kampanye edukasi anti narkoba di kalangan pemuda,” tegasnya.

Selain itu, KNPI Aceh Tengah berharap pemerintah pusat dapat memberikan perhatian khusus terhadap usulan pembentukan BNNK di Aceh Tengah mengingat kebutuhan penguatan pengawasan dan pembinaan masyarakat dinilai semakin mendesak.

Pembentukan BNNK tersebut juga dinilai sejalan dengan visi pembangunan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045, di mana generasi muda diharapkan terbebas dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

Dengan hadirnya BNNK di Aceh Tengah nantinya, program rehabilitasi, penyuluhan, deteksi dini, hingga penindakan terhadap jaringan narkoba diharapkan dapat berjalan lebih optimal dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

Laporan | Karmiadi 

BERITA TERKAIT