HARIE.ID | TAKENGON – Anggota DPRK Aceh Tengah, Fauzan, apresiasi pelantikan Pengurus Pembela Tanah Air (PETA) Kabupaten Aceh Tengah periode 2026–2031 yang dirangkai dengan Rapat Kerja di Gedung Olah Seni (GOS) Takengon, Kamis 30 Juli 2026.
Menurutnya, kepengurusan baru harus mampu menghadirkan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat dan menjadi mitra strategis dalam pembangunan daerah.
Fauzan mengucapkan selamat kepada Helmia yang dipercaya memimpin PETA Aceh Tengah untuk lima tahun ke depan. Ia berharap amanah tersebut dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan semangat pengabdian.
“Selamat kepada Ketua dan seluruh pengurus PETA Aceh Tengah yang baru dilantik. Semoga kepengurusan ini mampu membawa organisasi semakin maju serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan daerah,” ujar Fauzan.
Menurutnya, organisasi kemasyarakatan memiliki peran penting dalam memperkuat partisipasi masyarakat terhadap pembangunan.
Karena itu, PETA diharapkan tidak hanya fokus pada penguatan organisasi secara internal, tetapi juga aktif melaksanakan program-program sosial, pemberdayaan ekonomi, pendidikan, serta kegiatan kemasyarakatan lainnya.
Fauzan menilai sinergi antara organisasi kemasyarakatan, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan Aceh Tengah yang berkelanjutan.
Ia juga mengapresiasi komitmen Ketua PETA Aceh Tengah, Helmia, yang menyatakan kesiapan membangun organisasi yang solid, terbuka, dan mampu bersinergi dengan berbagai pihak.
“Komitmen tersebut harus diwujudkan melalui kerja nyata. Organisasi akan dinilai dari manfaat yang dirasakan masyarakat, bukan hanya dari banyaknya kegiatan seremonial,” katanya.
Usai pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan rapat kerja yang membahas penyusunan program kerja dan arah kebijakan organisasi sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan PETA Aceh Tengah selama lima tahun ke depan.
Fauzan berharap kepengurusan baru mampu melahirkan program-program inovatif yang memberikan dampak positif bagi masyarakat sekaligus memperkuat semangat kolaborasi dalam membangun Aceh Tengah.
“Organisasi yang kuat adalah organisasi yang mampu hadir di tengah masyarakat, mendengar kebutuhan mereka, dan memberikan solusi melalui program yang nyata. Saya optimistis PETA Aceh Tengah mampu menjalankan peran tersebut,” pungkas Fauzan.
Laporan | Karmiadi










