ADVERTISEMENT
harie.id
  • SERAMI
  • BENGKON
  • BERANANG
  • GEGAYANG
  • KEBEN
  • REGEM
  • SANTON
  • SELADANG
  • Tentang HARIE.ID
  • NEWSROOM HARIE.ID
  • SERAMI
  • BENGKON
  • BERANANG
  • GEGAYANG
  • KEBEN
  • REGEM
  • SANTON
  • SELADANG
  • Tentang HARIE.ID
  • NEWSROOM HARIE.ID
No Result
View All Result
harie.id
No Result
View All Result
Home SERAMI

Tegur, Tindak, Tak Ada Ampun bagi Penimbun Danau Lut Tawar

by Arinos
10 Mei 2025
A A
Tegur, Tindak, Tak Ada Ampun bagi Penimbun Danau Lut Tawar

Wakil Bupati Aceh Tengah, Muchsin Hasan (Photo/Ist)

“Jika danau bisa menangis, mungkin airnya sudah asin oleh air mata. Tapi karena ia diam, maka biarlah suara rakyat dan pemimpin yang bersuara. Dan hari ini, suara itu adalah ultimatum”

HARIE.ID, TAKENGON  | Sebuah keputusan tegas digemakan dari jantung Tanoh Gayo. Rapat koordinasi yang digelar Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah bersama unsur Forkopimda tak lagi menyisakan ruang untuk basa-basi. Danau Lut Tawar, kebanggaan masyarakat Gayo yang sejuk dan elok itu, kini terancam oleh tangan-tangan jahil yang tak kenal malu, para oknum penimbun, yang menganggap garis danau bisa digeser semaunya.

Wakil Bupati Aceh Tengah, Muchsin Hasan, berbicara lugas dan berharap koordinasi antara Camat, Reje, Danramil dan Kapolsek terus dilakukan untuk menghentikan tindakan ini.

BACA JUGA

Kasus HIV/AIDS Aceh Tengah Capai 97 Orang, Separuh Indikasi Homoseksual 

Sosok Jauhari, Merangkul dengan Humor, Mundur karena Prinsip

Kadis Pertanian Aceh Tengah Jauhari Mengundurkan Diri 

“Kalaupun ada nanti tindakan-tindakan oknum masyarakat yang menimbun, ini langsung kita tegur,” katanya, Rabu 07 Mei 2025.

Bukan sekadar wacana. Ini kesepakatan hasil rapat, yang melibatkan kepala desa, camat, Kejaksaan, Pengadilan, MPU, Kodim 0106 dan pihak Kepolisian.

Teguran ini bukan basa-basi di musim hujan, melainkan peringatan keras. Kalau masih juga pura-pura tuli, maka penindakan bukan lagi janji, tapi keniscayaan.

“Kami bersama Bapak Bupati berkomitmen, tidak boleh ada reklamasi penambahan lokasi ke Danau Lut Tawar. Ini jelas. Apalagi Danau ini masuk dalam RPJM Nasional 2025-2029, ini harus kita sambut dengan baik,” tandasnya.

Lebih dari sekadar regulasi, ini tentang moralitas. Tentang bagaimana manusia memperlakukan alam dan menghormati warisan.

Menimbun bibir danau bukanlah sekadar pelanggaran tata ruang. Itu adalah tamparan bagi akal sehat dan tikaman terhadap ekosistem yang selama ini menjadi nafas hidup masyarakat Aceh Tengah.

Mereka yang tega mengubah tepian danau menjadi halaman pribadi tampaknya lupa, bahwa Danau Lut Tawar bukan milik pribadi, bukan pula lahan tidur yang bisa disulap jadi resort dadakan.

Ia milik generasi. Tempat lahirnya sejarah, tumbuhnya budaya, dan berputarnya ekonomi rakyat.

Rapat tersebut juga menyoroti persoalan klasik, keberpihakan hukum. Beberapa reje kampung menyampaikan aspirasi terkait ulah oknum ini.

“Semua harus ditertibkan. Saya tidak sebut lokasi. Mohon jangan tebang pilih,” kata mereka, sebuah sindiran halus, bahwa hukum tak boleh jadi pelayan untuk yang punya jabatan atau nama belakang yang berat.

Pemkab Aceh Tengah telah menyiapkan langkah nyata. Setelah penertiban Cangkul Padang dan Dedem usai, tim gabungan akan diturunkan. Tidak untuk pencitraan, melainkan untuk membersihkan apa yang sudah dikotori oleh keserakahan.

Termasuk pembersihan DAS Peusangan, yang akan dipercantik demi menyambut Aceh Tengah sebagai destinasi wisata domestik dan internasional.

“Apa yang akan kita wariskan kepada anak cucu kita kalau tidak sejak hari ini kita jaga,” jelas Muchsin Hasan.

Sebab kalau dibiarkan, bukan tak mungkin akan datang masa di mana generasi mendatang hanya bisa melihat Danau Lut Tawar di kartu pos usang, sambil bertanya, “Kenapa kalian diam saat kami masih punya danau?”

Tidak semua yang diam itu lemah. Kadang, diamnya danau hanya sedang menunggu gelombang terakhir, gelombang perlawanan dari rakyat yang mulai muak, dan pemerintah yang tak lagi mau membiarkan.

| ARINOS

Tags: Aceh Tengahdanau lut tawarMuchsin HasanTakengon
SendShare16Tweet10

BERITA TERKAIT

Sejak 2018-2026, Aceh Tengah Catat 85 Kasus HIV/AIDS, 30 Penderita AIDS Meninggal

Kasus HIV/AIDS Aceh Tengah Capai 97 Orang, Separuh Indikasi Homoseksual 

26 September 2026
Sosok Jauhari, Merangkul dengan Humor, Mundur karena Prinsip

Sosok Jauhari, Merangkul dengan Humor, Mundur karena Prinsip

25 September 2026
Kadis Pertanian Aceh Tengah Jauhari Mengundurkan Diri 

Kadis Pertanian Aceh Tengah Jauhari Mengundurkan Diri 

24 September 2026
Komitmen Bersama! “Jika Oknum TNI/Polri Terlibat PETI dan Mafia BBM Siap Dicopot”

Komitmen Bersama! “Jika Oknum TNI/Polri Terlibat PETI dan Mafia BBM Siap Dicopot”

24 September 2026
Peserta Aksi di DPRK, Minta Bupati Haili Yoga Hadir: “Kalau Tidak Kami Jemput ke Pendopo”

Peserta Aksi di DPRK, Minta Bupati Haili Yoga Hadir: “Kalau Tidak Kami Jemput ke Pendopo”

24 September 2026
Masjid Ruhama Takengon Dibahas dengan Menlu, Haili Yoga Prediksi Anggaran Rp300 – Rp500 Miliar

Masjid Ruhama Takengon Dibahas dengan Menlu, Haili Yoga Prediksi Anggaran Rp300 – Rp500 Miliar

23 September 2026
Next Post
Gebrakan Muchsin Diapresiasi, Hamzah Pertanyakan Pagar “Sultan” dan Timbunan Elit di Danau Lut Tawar

Gebrakan Muchsin Diapresiasi, Hamzah Pertanyakan Pagar “Sultan” dan Timbunan Elit di Danau Lut Tawar

BERITA TERKINI

Sejak 2018-2026, Aceh Tengah Catat 85 Kasus HIV/AIDS, 30 Penderita AIDS Meninggal

Kasus HIV/AIDS Aceh Tengah Capai 97 Orang, Separuh Indikasi Homoseksual 

26 September 2026
Sosok Jauhari, Merangkul dengan Humor, Mundur karena Prinsip

Sosok Jauhari, Merangkul dengan Humor, Mundur karena Prinsip

25 September 2026
Kadis Pertanian Aceh Tengah Jauhari Mengundurkan Diri 

Kadis Pertanian Aceh Tengah Jauhari Mengundurkan Diri 

24 September 2026
Komitmen Bersama! “Jika Oknum TNI/Polri Terlibat PETI dan Mafia BBM Siap Dicopot”

Komitmen Bersama! “Jika Oknum TNI/Polri Terlibat PETI dan Mafia BBM Siap Dicopot”

24 September 2026
Peserta Aksi di DPRK, Minta Bupati Haili Yoga Hadir: “Kalau Tidak Kami Jemput ke Pendopo”

Peserta Aksi di DPRK, Minta Bupati Haili Yoga Hadir: “Kalau Tidak Kami Jemput ke Pendopo”

24 September 2026
Masjid Ruhama Takengon Dibahas dengan Menlu, Haili Yoga Prediksi Anggaran Rp300 – Rp500 Miliar

Masjid Ruhama Takengon Dibahas dengan Menlu, Haili Yoga Prediksi Anggaran Rp300 – Rp500 Miliar

23 September 2026
Rotasi 9 Pejabat Eselon II, Khairmansyah Duduki Kursi Asisten, Haili Yoga: “Matahari Tetap Satu”

Rotasi 9 Pejabat Eselon II, Khairmansyah Duduki Kursi Asisten, Haili Yoga: “Matahari Tetap Satu”

23 September 2026
Besok, Bupati Haili Yoga Rotasi Pejabat Eselon II

Besok, Bupati Haili Yoga Rotasi Pejabat Eselon II

22 September 2026
Menagih Janji Bank Aceh, Bangun Tugu Gajah di Paya Tumpi Senilai Rp3,7 Miliar 

Menagih Janji Bank Aceh, Bangun Tugu Gajah di Paya Tumpi Senilai Rp3,7 Miliar 

22 September 2026
Skill Up Lab Dorong Anak Muda Bener Meriah Jadi Pelaku Ekonomi Kreatif

Skill Up Lab Dorong Anak Muda Bener Meriah Jadi Pelaku Ekonomi Kreatif

19 September 2026

BANYAK DIBACA

  • Kadis Pertanian Aceh Tengah Jauhari Mengundurkan Diri 

    Kadis Pertanian Aceh Tengah Jauhari Mengundurkan Diri 

    57 shares
    Share 23 Tweet 14
  • Rotasi 9 Pejabat Eselon II, Khairmansyah Duduki Kursi Asisten, Haili Yoga: “Matahari Tetap Satu”

    43 shares
    Share 17 Tweet 11
  • Peserta Aksi di DPRK, Minta Bupati Haili Yoga Hadir: “Kalau Tidak Kami Jemput ke Pendopo”

    39 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Besok, Bupati Haili Yoga Rotasi Pejabat Eselon II

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Komitmen Bersama! “Jika Oknum TNI/Polri Terlibat PETI dan Mafia BBM Siap Dicopot”

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Tentang HARIE.ID
  • REDAKSI
  • KODE ETIK
  • PEDOMAN HAK JAWAB
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
PT.TANOH GAYO MULTIMEDIA

© 2024 harie.id .

No Result
View All Result
  • SERAMI
  • BENGKON
  • BERANANG
  • GEGAYANG
  • KEBEN
  • REGEM
  • SANTON
  • SELADANG
  • Tentang HARIE.ID
  • NEWSROOM HARIE.ID

© 2024 harie.id .