Channel Youtube Harie.id PodcastTonton

Selain Bupati dan Wakil Bupati, Nelayan HAMAS Minta Dihadirkan PLN dan Pihak Pajak

Arinos
Nelayan yang tergabung dalam aliansi HAMAS sat menerima surat kesepakatan bersama untuk tidak membongkar cangkul padang hingga mereka bertemu Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tengah (Photo/Harie)

HARIE.ID, TAKENGON | Warga yang mengaku tergabung dalam Himpunan Aliansi Masyarakat Nelayan Serumpun (HAMAS) atau nelayan Cangkul Padang dan Cangkul Dedem di Danau Lut Tawar.

Mereka menggelar aksi di depan Gedung DPRK Aceh Tengah, Jumat, 16 Mei 2025. Aksi ini dikoordinir oleh Ahyar Abadi, mereka menuntut agar pembongkaran Cangkul Padang/Dedem dilakukan secara humanis.

Dalam aksi tersebut, para peserta menyuarakan aspirasi agar pemerintah daerah tidak melakukan tindakan represif terhadap masyarakat nelayan, dan meminta adanya dialog terbuka.

Menanggapi tuntutan nelayan, Pimpinan dan Anggota DPRK Aceh Tengah menyepakati penghentian sementara proses penertiban atau pembongkaran, hingga dilakukan pertemuan dengan Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tengah.

Selain itu, warga juga meminta agar dalam pertemuan tersebut turut dihadirkan perwakilan dari pihak Pajak dan PLN, guna memberikan kejelasan terkait sejumlah persoalan yang turut membebani masyarakat nelayan di kawasan tersebut.

Penandatanganan berita acara kesepakatan ini turut dihadiri oleh Ketua DPRK Aceh Tengah Fitriana Mugie, Wakil Ketua Susilawati, S.Pd, Ketua Komisi B Taqwa, SH.

| ARINOS

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan.

Tulis Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan.

Podcast Harie.id

GAGAL NYALEG MALAH JADI MILIARDER! Perjalanan Bisnis Syukran Kopi Gayo Wine hingga Tembus Dubai
GAGAL NYALEG MALAH JADI MILIARDER! Perjalanan Bisnis Syukran Kopi Gayo Wine hingga Tembus Dubai