ADVERTISEMENT
harie.id
  • SERAMI
  • BENGKON
  • BERANANG
  • GEGAYANG
  • KEBEN
  • REGEM
  • SANTON
  • SELADANG
  • Tentang HARIE.ID
  • NEWSROOM HARIE.ID
  • SERAMI
  • BENGKON
  • BERANANG
  • GEGAYANG
  • KEBEN
  • REGEM
  • SANTON
  • SELADANG
  • Tentang HARIE.ID
  • NEWSROOM HARIE.ID
No Result
View All Result
harie.id
No Result
View All Result
Home SERAMI

Haili Yoga dan Muchsin Hasan Teken 40 Petisi Pendemo, Ini Poin Lengkapnya?

by Arinos
15 September 2025
A A
Haili Yoga dan Muchsin Hasan Teken 40 Petisi Pendemo, Ini Poin Lengkapnya?

Bupati dan wakil Bupati Aceh Tengah saat meneken 40 petisi (Photo/HR)

HARIE.ID | TAKENGON —  Aliansi Masyarakat Gayo (AMG) kembali mendatangi DPRK Aceh Tengah dengan membawa 40 poin petisi tuntutan yang dituding sebagai bukti kegagalan pemerintah dalam mengurus Kabupaten itu, Senin 15 September 2025.

Bupati Haili Yoga, Wakil Bupati Muchsin Hasan, serta Wakil Ketua DPRK Aceh Tengah, Hamdan dan Susilawati menandatangani petisi tersebut sebagai komitmen bersama untuk memperbaiki kondisi daerah.

Aliansi menilai, Aceh Tengah kini berada dalam pusaran krisis, ekonomi rakyat tertekan, inflasi tertinggi di Aceh, kemiskinan makin mengkhawatirkan, serta kebijakan publik yang jauh dari kepentingan masyarakat.

BACA JUGA

Kasus HIV/AIDS Aceh Tengah Capai 97 Orang, Separuh Indikasi Homoseksual 

Sosok Jauhari, Merangkul dengan Humor, Mundur karena Prinsip

Kadis Pertanian Aceh Tengah Jauhari Mengundurkan Diri 

Berikut 40 poin petisi tuntutan AMG yang resmi diteken:

  1. Gagal menyelesaikan persoalan tapal batas desa, kecamatan, dan kabupaten yang berlarut-larut dan merugikan rakyat.
  2. Gagal menuntaskan konflik wilayah hutan Aceh Tengah yang terus menimbulkan keresahan.
  3. Gagal merealisasikan pembangunan rumah sakit regional yang sangat dibutuhkan masyarakat.
  4. Membiarkan beroperasinya tambang emas ilegal yang merusak lingkungan dan merugikan rakyat.
  5. Abai terhadap penyelamatan Danau Laut Tawar sebagai sumber kehidupan masyarakat Gayo.
  6. Tidak mampu menurunkan angka kemiskinan yang semakin mengkhawatirkan.
  7. Tidak menuntaskan Qanun Kopi, padahal kopi adalah identitas dan ekonomi utama rakyat Gayo.
  8. Tidak menyelesaikan persoalan retribusi yang membebani rakyat.
  9. Membiarkan pungutan liar di sekolah-sekolah tanpa solusi nyata.
  10. Tidak serius memperjuangkan penegerian Universitas Gajah Putih (UGP) sebagai akses pendidikan rakyat.
  11. Mengabaikan penyelesaian ZNT (Zona Nilai Tanah) yang merugikan masyarakat.
  12. Membiarkan Aceh Tengah menjadi daerah dengan inflasi tertinggi di Provinsi Aceh.
  13. Tidak mampu menurunkan tingkat kemiskinan struktural di Aceh Tengah.
  14.  Tidak mampu membuat Qanun Desa terkait anggaran desa sebagai dasar hukum penggunaan dana desa.
  15. Gagal memberikan jaminan sosial bagi masyarakat miskin.
  16.  Tidak mampu menyediakan lapangan kerja bagi pemuda-pemudi Aceh Tengah.
  17.  Gagal menata tata ruang dan tata kota dengan baik.
  18.  Tidak menyelesaikan persoalan pelanggaran Qanun Jinayat di Aceh Tengah.
  19. Tidak transparan dalam pengelolaan anggaran daerah.
  20.  Menggunakan anggaran di luar kebutuhan pokok masyarakat.
  21. Memaksa rakyat membayar pajak tanpa memberikan hak-haknya.
  22.  Lemah dan tidak tegas terhadap oknum-oknum koruptor di Aceh Tengah.
  23.  Tidak jelasnya arah kebijakan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
  24.  Tidak mampu meningkatkan fiskal Aceh Tengah.
  25.  Tidak mampu mengontrol kebijakan moneter daerah yang berdampak pada daya beli masyarakat.
  26.  Gagal menyediakan air bersih melalui PDAM Tirta Tawar.
  27. Tidak mampu mengelola BUMD untuk meningkatkan PAD, justru membiarkannya menjadi beban daerah.
  28.  Pemerintah tidak mampu mengelola aset daerah dengan baik padahal berpotensi meningkatkan PAD Aceh Tengah.
  29.  Pemerintah tidak mampu memanfaatkan lahan parkir secara baik.
  30.  Pemerintah tidak dapat menyelesaikan persoalan pemekaran desa yang seharusnya sudah sejak lama.
  31.  DPRK tidak mampu membuat peraturan yang berpihak secara langsung terhadap masyarakat.
  32.  Pemerintah diduga terafiliasi dengan kelompok yang ingin memanfaatkan situasi demi kepentingan pribadi.
  33. Pemerintah tidak bisa menjamin kemurnian setiap tender kegiatan di Aceh Tengah.
  34. Pemerintah tidak mampu menyelesaikan isu fee proyek yang sudah menjadi rahasia umum dan merugikan masyarakat.
  35.  Pemerintah tidak mampu menunjuk SDM yang baik sebagai pemegang tampuk kepemimpinan di sektor SKPK.
  36.  Pemerintah tidak mampu menyelesaikan persoalan desa tertinggal di Kabupaten Aceh Tengah.
  37. Pemerintah tidak mampu memperjuangkan WPR (Wilayah Pertambangan Rakyat) di Aceh Tengah.
  38. Pemerintah tidak mampu mengakomodir anak muda agar mampu bersaing di dunia kerja.
  39.  Pemerintah tidak mampu mengakomodir DBH (Dana Bagi Hasil) antara pengusaha dan petani.
  40.  Pemerintah tidak mampu menjamin kelangsungan hidup orang-orang yang berperan aktif untuk kemajuan Kabupaten Aceh Tengah.

AMG menegaskan, jika hingga 10 September 2027 minimal 60 persen tuntutan ini tidak dipenuhi, maka Bupati, Wakil Bupati, serta pimpinan DPRK Aceh Tengah diminta mundur secara terhormat.

“Ini bukan sekadar catatan, tapi peringatan. Jika pemimpin daerah tidak bisa menjawab, rakyat Gayo akan mengambil sikap tegas,” ujar Gilang Kin Tawar.

Laporan | Karmiadi 

Tags: Aceh TengahdemoHaili YogaMuchsin HasanPetisi
SendShare16Tweet10

BERITA TERKAIT

Sejak 2018-2026, Aceh Tengah Catat 85 Kasus HIV/AIDS, 30 Penderita AIDS Meninggal

Kasus HIV/AIDS Aceh Tengah Capai 97 Orang, Separuh Indikasi Homoseksual 

26 September 2026
Sosok Jauhari, Merangkul dengan Humor, Mundur karena Prinsip

Sosok Jauhari, Merangkul dengan Humor, Mundur karena Prinsip

25 September 2026
Kadis Pertanian Aceh Tengah Jauhari Mengundurkan Diri 

Kadis Pertanian Aceh Tengah Jauhari Mengundurkan Diri 

24 September 2026
Komitmen Bersama! “Jika Oknum TNI/Polri Terlibat PETI dan Mafia BBM Siap Dicopot”

Komitmen Bersama! “Jika Oknum TNI/Polri Terlibat PETI dan Mafia BBM Siap Dicopot”

24 September 2026
Peserta Aksi di DPRK, Minta Bupati Haili Yoga Hadir: “Kalau Tidak Kami Jemput ke Pendopo”

Peserta Aksi di DPRK, Minta Bupati Haili Yoga Hadir: “Kalau Tidak Kami Jemput ke Pendopo”

24 September 2026
Masjid Ruhama Takengon Dibahas dengan Menlu, Haili Yoga Prediksi Anggaran Rp300 – Rp500 Miliar

Masjid Ruhama Takengon Dibahas dengan Menlu, Haili Yoga Prediksi Anggaran Rp300 – Rp500 Miliar

23 September 2026
Next Post
Reklamasi! Danau Lut Tawar Terancam Susut 2 Hektare per Tahun, Begini Kata Haili Yoga?

Reklamasi! Danau Lut Tawar Terancam Susut 2 Hektare per Tahun, Begini Kata Haili Yoga?

BERITA TERKINI

Sejak 2018-2026, Aceh Tengah Catat 85 Kasus HIV/AIDS, 30 Penderita AIDS Meninggal

Kasus HIV/AIDS Aceh Tengah Capai 97 Orang, Separuh Indikasi Homoseksual 

26 September 2026
Sosok Jauhari, Merangkul dengan Humor, Mundur karena Prinsip

Sosok Jauhari, Merangkul dengan Humor, Mundur karena Prinsip

25 September 2026
Kadis Pertanian Aceh Tengah Jauhari Mengundurkan Diri 

Kadis Pertanian Aceh Tengah Jauhari Mengundurkan Diri 

24 September 2026
Komitmen Bersama! “Jika Oknum TNI/Polri Terlibat PETI dan Mafia BBM Siap Dicopot”

Komitmen Bersama! “Jika Oknum TNI/Polri Terlibat PETI dan Mafia BBM Siap Dicopot”

24 September 2026
Peserta Aksi di DPRK, Minta Bupati Haili Yoga Hadir: “Kalau Tidak Kami Jemput ke Pendopo”

Peserta Aksi di DPRK, Minta Bupati Haili Yoga Hadir: “Kalau Tidak Kami Jemput ke Pendopo”

24 September 2026
Masjid Ruhama Takengon Dibahas dengan Menlu, Haili Yoga Prediksi Anggaran Rp300 – Rp500 Miliar

Masjid Ruhama Takengon Dibahas dengan Menlu, Haili Yoga Prediksi Anggaran Rp300 – Rp500 Miliar

23 September 2026
Rotasi 9 Pejabat Eselon II, Khairmansyah Duduki Kursi Asisten, Haili Yoga: “Matahari Tetap Satu”

Rotasi 9 Pejabat Eselon II, Khairmansyah Duduki Kursi Asisten, Haili Yoga: “Matahari Tetap Satu”

23 September 2026
Besok, Bupati Haili Yoga Rotasi Pejabat Eselon II

Besok, Bupati Haili Yoga Rotasi Pejabat Eselon II

22 September 2026
Menagih Janji Bank Aceh, Bangun Tugu Gajah di Paya Tumpi Senilai Rp3,7 Miliar 

Menagih Janji Bank Aceh, Bangun Tugu Gajah di Paya Tumpi Senilai Rp3,7 Miliar 

22 September 2026
Skill Up Lab Dorong Anak Muda Bener Meriah Jadi Pelaku Ekonomi Kreatif

Skill Up Lab Dorong Anak Muda Bener Meriah Jadi Pelaku Ekonomi Kreatif

19 September 2026

BANYAK DIBACA

  • Kadis Pertanian Aceh Tengah Jauhari Mengundurkan Diri 

    Kadis Pertanian Aceh Tengah Jauhari Mengundurkan Diri 

    57 shares
    Share 23 Tweet 14
  • Rotasi 9 Pejabat Eselon II, Khairmansyah Duduki Kursi Asisten, Haili Yoga: “Matahari Tetap Satu”

    44 shares
    Share 18 Tweet 11
  • Peserta Aksi di DPRK, Minta Bupati Haili Yoga Hadir: “Kalau Tidak Kami Jemput ke Pendopo”

    39 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Besok, Bupati Haili Yoga Rotasi Pejabat Eselon II

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Komitmen Bersama! “Jika Oknum TNI/Polri Terlibat PETI dan Mafia BBM Siap Dicopot”

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Tentang HARIE.ID
  • REDAKSI
  • KODE ETIK
  • PEDOMAN HAK JAWAB
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
PT.TANOH GAYO MULTIMEDIA

© 2024 harie.id .

No Result
View All Result
  • SERAMI
  • BENGKON
  • BERANANG
  • GEGAYANG
  • KEBEN
  • REGEM
  • SANTON
  • SELADANG
  • Tentang HARIE.ID
  • NEWSROOM HARIE.ID

© 2024 harie.id .