ACEH TENGAH | HARIE.ID — Musyawarah Cabang (Muscab) X Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Aceh Tengah resmi digelar di Hotel Gayo Petro, Takengon, Senin 06 Juli 2026.
Dalam forum tersebut, Bupati Aceh Tengah Haili Yoga berujar, siapa pun yang nantinya dipercaya memimpin PPP Aceh Tengah harus mampu merangkul seluruh kader dan membangun organisasi secara solid.
Muscab yang menjadi forum konsolidasi tertinggi di tingkat kabupaten itu dihadiri Bupati Aceh Tengah Haili Yoga, Wakil Bupati Muchsin Hasan, jajaran pengurus DPW PPP Aceh, pengurus DPC, serta para kader dan utusan Pimpinan Anak Cabang (PAC) dari seluruh Aceh Tengah.
Haili Yoga mengapresiasi penyelenggaraan Muscab sebagai wujud komitmen PPP dalam menjaga demokrasi internal partai sekaligus memperkuat peran organisasi politik dalam mendukung pembangunan daerah.
Ia berharap seluruh rangkaian musyawarah berlangsung demokratis, penuh semangat kebersamaan, serta melahirkan kepengurusan yang mampu membawa PPP semakin maju dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Siapa pun yang terpilih sebagai ketua dan pengurus nantinya harus didukung bersama. Bangun organisasi dengan kolaborasi dan kekompakan, saling melengkapi serta saling menutupi kelemahan demi kemajuan bersama,” ujar Haili Yoga.
Menurutnya, soliditas internal menjadi modal utama bagi setiap partai politik dalam menjalankan fungsi pendidikan politik, menyerap aspirasi masyarakat, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Sebagai partai yang berlandaskan nilai-nilai Islam, Haili Yoga juga mengajak PPP terus menjadi pelopor terciptanya iklim politik yang sejuk, santun, dan mengedepankan persatuan.
Ia turut memaparkan sejumlah program pembangunan yang tengah dijalankan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, mulai dari pemberian penghargaan bagi masjid dengan tata kelola terbaik, jumlah jamaah salat Subuh terbanyak, imam terbaik, hingga rencana pembangunan Masjid Apung di kawasan pintu masuk Kampung Mendale.
Selain pembangunan fisik, Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari upaya memperkuat citra Aceh Tengah sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Provinsi Aceh.
Sementara itu, Ketua DPW PPP Aceh, H. Amiruddin Idris, S.E., M.Si., menilai perkembangan pembangunan di Aceh Tengah dalam beberapa bulan terakhir menunjukkan kemajuan yang positif.
Ia menyebut berbagai sektor mulai bergerak, baik pembangunan infrastruktur maupun aktivitas perekonomian masyarakat.
Amiruddin menegaskan PPP akan terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mengawal pembangunan melalui komunikasi politik yang mengedepankan musyawarah, kebersamaan, dan semangat membangun.
Ia juga menjelaskan, sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PPP, Muscab tidak memilih ketua secara langsung.
Forum hanya menetapkan tim formatur yang terdiri atas unsur DPP, DPW, dan perwakilan PAC.
Tim formatur tersebut diberikan waktu selama 20 hari untuk menyusun komposisi kepengurusan baru DPC PPP Aceh Tengah sebelum diajukan kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk mendapatkan pengesahan.
Setelah kepengurusan DPC terbentuk, pengurus baru diberi waktu satu bulan untuk menyelesaikan pembentukan kepengurusan PAC di 14 kecamatan di Aceh Tengah.
Usai seremoni pembukaan, Muscab X PPP Aceh Tengah dilanjutkan dengan rapat pleno yang membahas agenda organisasi, mulai dari pembentukan komisi, penyusunan program kerja dan rekomendasi, pengesahan hasil sidang komisi, hingga penetapan tim formatur yang akan menyusun kepengurusan DPC PPP Aceh Tengah untuk periode mendatang.
Laporan | Karmiadi











