ADVERTISEMENT

Plt Kadisdikbud Aceh Tengah Sebut Menjadi Orang Besar Bukan “Sim Salabim”

HARIE.ID | TAKENGON — Penunjukan Salimsyah, M.Pd sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tengah ternyata tidak hanya membawa amanah besar, tetapi juga melahirkan beragam spekulasi di tengah masyarakat.

Salimsyah bercerita, dirinya ditetapkan sebagai Plt Kadis Pendidikan bukan karena “pulan dan pulin”, bukan pula karena kekuatan uang ataupun pendekatan tertentu.

“Menjadi orang besar itu bukan sim salabim,” katanya saat kegiatan “Bemunge” di SMPN 23 Takengon, Sabtu 16 Mei 2026.

BACA JUGA

Hal itu ia sampaikan sebagai bahagian dari motivasi untuk anak didik di SMP tersebut. Kata dia, menggantungkan cita cita itu perlu sebagai motivasi untuk terus bekerja keras.

Ia mengaku perlu menyampaikan hal tersebut agar tidak muncul selentingan miring yang menuduh dirinya memperoleh jabatan karena faktor materi.

“Saya ditetapkan sebagai Plt Kadis Pendidikan bukan karena pulan dan pulin. Melainkan proses seleksi alam. Kenapa saya sampaikan begitu, supaya tidak ada selentingan miring yang mengatakan saya ditetapkan karena banyak uang,” kata Salimsyah.

Bagi pria yang lama mengabdikan diri di dunia pendidikan itu, jabatan bukan sesuatu yang bisa dipaksakan.

Ia percaya setiap rezeki dan amanah sudah ditentukan oleh Allah SWT.

“Yang jelas Allah tidak pernah menukar rezeki seseorang,” ujarnya.
Kalimat itu terdengar sederhana, namun menggambarkan cara pandang seorang pendidik yang tumbuh dari proses panjang, bukan dari ambisi sesaat.

Salimsyah bahkan mengaku tidak pernah memiliki keinginan awal untuk menjadi Plt Kepala Dinas Pendidikan.

“Saya juga tidak berkeinginan awalnya menjadi Plt Kadis. Dan Alhamdulillah Allah menghendaki dan harus kita jalani,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga meminta para guru – guru dibawah naungan Dinas Pendidikan untuk tidak “Mengobral” terkait polemik pendidikan di Media Sosial (Medsos).

“Kalau ada permasalahan di sekolah atau di dinas, jangan mengobral nya di media sosial, sampaikan ke kami, kita cari solusi bersama,” katanya.

Penunjukan Salimsyah sendiri dilakukan oleh Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga pada 1 Mei 2026 lalu. Ia dipercaya menggantikan Sukardi yang memasuki masa pensiun per tanggal yang sama.

Saat menerima amanah tersebut, Salimsyah masih menjabat sebagai Kepala SMP Negeri 2 Takengon.

Laporan | Karmiadi 

BERITA TERKAIT