ADVERTISEMENT

KNPI dan Disdikbud Aceh Tengah Satukan Langkah Bangun Kepemimpinan Generasi Muda

Picture of Karmiadi Arinos

Karmiadi Arinos

DPD II KNPI Aceh Tengah Photo bersama dengan Plt Kadisdikbud, Salimsyah (Photo/HR)

TAKENGON | HARIE.ID – Dewan Pengurus Daerah (DPD) II KNPI Aceh Tengah perkuat sinergi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud).

Agenda silaturahmi dan diskusi pendidikan itu digelar di Gedung DPD II KNPI Aceh Tengah, Musara Alun, Jumat 24 Juli 2026.

Pertemuan tersebut bahagian dari langkah awal membangun kolaborasi dalam pengembangan karakter, kepemimpinan, dan kaderisasi generasi muda pasca pengurus ini dilantik.

BACA JUGA

Kegiatan ini jus dihadiri langsung Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tengah, Salimsyah, bersama jajaran pengurus DPD II KNPI dipimpin Ketua KNPI, Feriyanto.

Dalam diskusi tersebut, Feriyanto berujar, KNPI sebagai organisasi kepemudaan siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah, khususnya Disdikbud, dalam melahirkan generasi muda yang memiliki kapasitas kepemimpinan, karakter, dan daya saing.

“Kolaborasi antara KNPI dan Disdikbud sangat kami harapkan. Banyak ruang yang bisa kita isi bersama, terutama dalam penguatan kepemimpinan, kaderisasi pemuda, hingga pembinaan karakter generasi muda Aceh Tengah,” ujar Feri.

Menurutnya, tantangan pembangunan daerah ke depan membutuhkan keterlibatan aktif organisasi kepemudaan bersama pemerintah agar program pembinaan tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling melengkapi dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Plt Kadisdikbud Aceh Tengah, Salimsyah, menyambut baik inisiatif KNPI yang membuka ruang dialog dan kolaborasi dengan pemerintah daerah.

Ia menilai organisasi kepemudaan memiliki peran penting dalam mendukung program pendidikan, terutama di luar lingkungan sekolah melalui berbagai kegiatan yang mampu membentuk karakter, kepemimpinan, serta kepedulian sosial generasi muda.

“KNPI kami harapkan menjadi bagian dari kolaborasi bersama Disdikbud. Pembinaan generasi muda tidak cukup dilakukan pemerintah sendiri, tetapi membutuhkan keterlibatan organisasi kepemudaan agar lahir kader-kader yang berkualitas dan siap menjadi pemimpin masa depan,” kata Salimsyah.

“Kami harap kedepan terbangun komunikasi yang lebih intensif untuk merancang program-program kolaboratif yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan kepemudaan, serta kemajuan pendidikan di Aceh Tengah,” pungkasnya.

Laporan | Karmiadi 

BERITA TERKAIT