TAKENGON | HARIE.ID– Anggota DPRK Aceh Tengah, Fauzan, mendorong Pemerintah Pemkab setempat mempercepat realisasi berbagai program dan kegiatan yang telah direncanakan agar mulai berjalan sebelum Ramadhan 2027.
Dorongan tersebut disampaikan Fauzan saat penutupan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) di ruang sidang DPRK Aceh Tengah, Jumat 07 Agustus 2026.
Fauzan menilai percepatan pelaksanaan kegiatan penting dilakukan agar belanja pemerintah segera memberikan dampak terhadap masyarakat, terutama dalam menggerakkan aktivitas ekonomi daerah.
“Minimal sebelum Ramadan sudah bergerak (aksi), supaya pertumbuhan ekonomi masyarakat semakin menggeliat,” kata Fauzan.
Ia menyoroti pola pelaksanaan kegiatan pemerintah yang dinilai kerap mengalami keterlambatan.
Menurutnya, persoalan tersebut perlu menjadi perhatian serius dalam proses perencanaan maupun pelaksanaan anggaran.
“Ini selalu aksinya molor. Kegiatan murni berbenturan dengan kegiatan APBK Perubahan,” ujarnya.
Fauzan meminta Sekretaris Daerah Aceh Tengah selaku Ketua Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten (TAPD) melakukan pembenahan agar persoalan keterlambatan pelaksanaan kegiatan tidak kembali terjadi.
“Kenapa molor? Ini Pak Sekda tolong dibenahi selaku Ketua TAPD. Eksekusinya dipercepat,” tegasnya.
Menurut Fauzan, pembahasan anggaran tidak seharusnya berhenti pada tahap perencanaan. Setelah anggaran ditetapkan, pemerintah harus memastikan program dapat segera dieksekusi sesuai jadwal sehingga manfaatnya dirasakan masyarakat.
Ia berharap pola keterlambatan tersebut tidak kembali terjadi pada pelaksanaan kegiatan tahun anggaran 2027.
Terlebih, kegiatan yang telah direncanakan sejak awal tahun semestinya dapat segera berjalan tanpa menunggu waktu terlalu lama.
“Kegiatan per 1 Januari 2027 kami harap jangan terulang lagi. Ini kalau ditanya perencanaan, perencanaan selalu,” kata Fauzan.
Ia menegaskan, kualitas perencanaan harus dibuktikan dengan kecepatan eksekusi.
Menurutnya, semakin cepat program pemerintah direalisasikan, semakin cepat pula perputaran ekonomi dan manfaat pembangunan dirasakan masyarakat Aceh Tengah. “Tolong dibenahi pak Sekda” pungkasnya
Laporan | Karmiadi











