ADVERTISEMENT

Nama Andalika Digadang Layak Masuk Bursa Sekda Aceh Tengah

Picture of Karmiadi Arinos

Karmiadi Arinos

Andalika (Photo.Ist)

HARIE.ID | TAKENGON — Nama Andalika mulai mencuat dalam bursa figur yang dinilai memiliki peluang mengisi posisi Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Tengah.

Penilaian itu disampaikan Muhammaddinsyah dalam podcast bersama Harie beberapa waktu lalu dengan thema, “Mengulik Isu Pengunduran Diri Sekda Aceh Tengah”.

Menurut Muhammaddinsyah, Andalika yang kini menjabat sebagai Kepala BPBD Aceh Tengah merupakan salah satu sosok yang paling memungkinkan untuk menempati posisi strategis tersebut.

BACA JUGA

Ditambah lagi sejumlah poster yang beredar menolak Sekda Infor atau diangkut dari Bener Meriah.

Terkait Andalika, bukan karena jabatan yang sedang diembannya, tetapi karena rekam jejak dan kedekatannya dengan lingkaran pemerintahan Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga.

Muhammaddinsyah menilai, Andalika memiliki pengalaman berada dalam lingkaran pemerintahan sejak masa kampanye hingga saat ini.

Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi salah satu modal politik sekaligus birokrasi yang dapat diperhitungkan jika kursi Sekda kembali memasuki babak seleksi.

Lebih jauh, Muhammaddinsyah melihat, Andalika memiliki posisi yang relatif dapat diterima oleh berbagai kelompok.

Ia menilai latar belakang Andalika secara politis mampu menjembatani aspirasi sejumlah pihak, baik kelompok politik maupun kolega pemerintahan.

Dalam konteks politik lokal Aceh Tengah, posisi semacam ini dinilai penting.

“Kanda Andalika ini bisa dikatakan berada di tengah-tengah,” kata Muhammaddinsyah.

Istilah tersebut menjadi semakin menarik karena politik lokal Aceh Tengah masih kerap dikaitkan dengan kultur “Uken Toa”, sebuah pembelahan sosial-politik yang secara historis ikut mewarnai dinamika daerah.

Dalam pandangan Muhammaddinsyah, figur yang mampu berdiri di tengah berbagai kepentingan berpeluang menjadi pilihan yang lebih mudah diterima ketika pemerintah membutuhkan sosok Sekda yang bukan hanya kuat secara administratif, tetapi juga mampu menjaga keseimbangan.

Muhammaddinsyah juga menilai, Andalika memiliki kemampuan mengikuti ritme kerja Bupati Haili Yoga sekaligus menerjemahkan kebijakan kepala daerah ke dalam kerja birokrasi.

Kemampuan tersebut, menurutnya, menjadi faktor penting bagi seorang Sekda karena posisi tersebut merupakan simpul utama antara kebijakan politik kepala daerah dengan pelaksanaan pemerintahan sehari-hari.

“Dia dinilai mampu mengikuti tempo kerja bupati dan menerjemahkan kebijakan-kebijakan yang diberikan,” ujarnya.

Meski demikian, Muhammaddinsyah mengingatkan, peluang tersebut tetap harus ditempatkan dalam koridor aturan.

Jika pengisian jabatan Sekda dilakukan melalui seleksi terbuka, Andalika harus mengikuti seluruh tahapan yang dipersyaratkan.

Ia menyarankan Andalika mengikuti asesmen agar memiliki pijakan yang kuat secara administratif maupun kompetensi apabila nantinya proses seleksi resmi dibuka.

“Kalau dibuka JPT, sosok ini harus ikut bertarung,” pungkasnya.

Laporan | Karmiadi 

BERITA TERKAIT