HARIE.ID | BOGOR — Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah mendapat dukungan Rp2,6 miliar dari Kementerian Perdagangan RI untuk merehabilitasi empat pasar yang terdampak bencana hidrometeorologi.
Dana tersebut bersumber dari Dana Tugas Pembantuan Sarana Perdagangan Pascabencana Tahun Anggaran 2026 dan diserahkan dalam Rapat Koordinasi Antarinstansi serta Penyerahan DIPA Dana Tugas Pembantuan Sarana Perdagangan Pascabencana di Arch Hotel Bogor, Jawa Barat, Senin 05 Oktober 2026.
Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama 15 kepala daerah dari kabupaten/kota terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Empat pasar yang mendapat dukungan rehabilitasi di Aceh Tengah yakni Pasar Kecamatan Silih Nara, Pasar Terminal Lama, Pasar Kecamatan Linge, dan Pasar Reje Wali Sejahtera Kecamatan Ketol.
Direktur Sarana Perdagangan dan Logistik Kementerian Perdagangan RI, Sri Sugy Atmanto mengatakan, dukungan pemerintah pusat tahun 2026 diberikan kepada 15 kabupaten/kota dengan total 56 unit pasar terdampak bencana.
Rehabilitasi dan rekonstruksi pada tahap ini diprioritaskan bagi pasar yang mengalami kerusakan ringan. Pemerintah daerah diminta segera menyiapkan dan melaksanakan kegiatan agar fasilitas perdagangan dapat kembali digunakan pedagang dan masyarakat.
Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan RI, Iqbal S. Shofwan, menegaskan Dana Tugas Pembantuan tidak hanya berfungsi sebagai dukungan anggaran, tetapi juga menjadi instrumen kolaborasi pemerintah pusat dan daerah dalam memulihkan aktivitas ekonomi masyarakat pascabencana.
“Dampaknya bukan hanya fisik, tetapi juga dampak ekonomi bagi masyarakat, terutama para pedagang yang terdampak bencana,” ujar Iqbal.
Ia meminta, pemerintah daerah mengawal pelaksanaan program secara serius. Seluruh pekerjaan ditargetkan selesai paling lambat 31 Desember 2026.
Kementerian Perdagangan juga akan melakukan evaluasi untuk menyiapkan dukungan lanjutan bagi pasar yang mengalami kerusakan sedang hingga berat pada tahapan berikutnya.
Bupati Aceh Tengah Haili Yoga, mengapresiasi dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian Perdagangan. Menurutnya, rehabilitasi pasar memiliki arti penting karena fasilitas tersebut menjadi salah satu pusat perputaran ekonomi masyarakat.
“Atas nama masyarakat Aceh Tengah, masyarakat Gayo, daerah penghasil kopi terbaik dunia, kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat atas dukungan ini. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kami, khususnya bagi daerah yang terdampak bencana dalam menghidupkan kembali serta mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat,” kata Haili Yoga.
Ia memastikan, Pemkab Aceh Tengah akan mengawal rehabilitasi empat pasar tersebut agar pelaksanaannya sesuai ketentuan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Pasar adalah pusat perputaran ekonomi masyarakat. Kita berharap setelah direhabilitasi, aktivitas perdagangan dapat kembali berjalan dan para pedagang dapat segera berusaha dengan lebih baik,” pungkasnya.
Laporan | Karmiadi








Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan.