Channel Youtube Harie.id PodcastTonton

Saksikan Pacuan Kuda Derby Gayo 2026, Digelar Mandiri 2-8 November di Blang Bebangka!

Arinos
Player Pacuan Kuda Derby Gayo 2026 (Foto. Ist)

HARIE.ID | TAKENGON — Pacuan Kuda Derby Gayo 2026 akan berlangsung pada 2 – 8 November 2026 di Lapangan Pacuan Kuda HM Hasan Gayo, Blang Bebangka, Pegasing.

Acara ini disebut digelar secara mandiri, bagian dari upaya mendukung persiapan Pra-PON XXII NTT/NTB tahun 2028.

Sekaligus turut mendorong kemajuan olahraga pacuan kuda di tingkat nasional.

Ketua Panitia Derby Gayo 2026, Wahyu Ari Melala mengatakan, penyelenggaraan tersebut tidak semata-mata hanya untuk perlombaan, tetapi menjadi ruang memperkuat pembinaan atlet dan menjaga keberlanjutan tradisi pacuan kuda Gayo.

Menurutnya, potensi pacuan kuda di Aceh Tengah perlu dikembangkan melalui kompetisi yang berkualitas, pengelolaan yang profesional, serta dukungan berbagai pihak agar mampu memberikan kontribusi bagi olahraga nasional.

“Penyelenggaraan secara mandiri ini merupakan bentuk komitmen kami untuk terus menjaga tradisi pacuan kuda Gayo. Namun, kita tidak boleh berhenti pada pelestarian tradisi saja. Pacuan kuda juga harus dikembangkan sebagai olahraga prestasi yang memiliki pembinaan terarah dan mampu melahirkan atlet untuk bersaing di tingkat nasional,” begitu kata Wahyu Ari Melala, Kamis 29 Oktober 2026.

Ia juga menilai, persiapan menuju Pra-PON 2028 membutuhkan kerja bersama, bukan hanya saat kompetisi berlangsung, melainkan melalui pembinaan yang berkelanjutan, peningkatan kualitas atlet, serta perhatian terhadap aspek keselamatan dan penyelenggaraan pertandingan.

“Harapan kami, Derby Gayo tidak hanya ramai saat perlombaan, tetapi menjadi bagian dari proses membangun masa depan pacuan kuda. Kita ingin tradisi ini tetap hidup, atlet mendapatkan ruang untuk berkembang, dan Aceh Tengah bisa ikut memberikan kontribusi bagi prestasi olahraga Indonesia,” katanya.

Diketahui, Derby Gayo 2026 mengusung tema “Gayo Bangkit, Bersama Dukung Olahraga Nasional.”

Tema ini adalah kekuatan tradisi lokal dapat berjalan beriringan dengan pengembangan olahraga prestasi.

Pacuan kuda memiliki kedudukan tersendiri dalam kehidupan sosial dan budaya. Lebih dari sekadar perlombaan, tradisi ini menjadi bagian dari identitas daerah yang diwariskan lintas generasi.

Digelar selama tujuh hari, Derby Gayo 2026 diharapkan menjadi momen untuk memperkuat ekosistem pacuan kuda di Aceh Tengah.

Penyelenggaraan digelar mandiri yang didukung Amin Group dan sejumlah pihak pendukung menjadi salah satu upaya menjaga keberlangsungan kegiatan tersebut.

“Hari ini sudah mendaftar sebanyak 52 kuda,” demikian kata Wahyu Ari Melala.

Laporan | Karmiadi

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan.

Tulis Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan.

Podcast Harie.id

Ketua Dewas akan Ratakan Baitul Mal Aceh Tengah, Jika? #podcast
Ketua Dewas akan Ratakan Baitul Mal Aceh Tengah, Jika? #podcast