Channel Youtube Harie.id PodcastTonton

DPW Serikat Pekerja BPJS Ketenagakerjaan Sumbagut Serahkan MCK Darurat di Takengon 

Arinos
Serikat Pekerja BPJS Ketenagakerjaan berkolaborasi dengan KNPI Aceh dan Perkasa Architect membangun MCK darurat di sejumlah wilayah terdampak, khususnya di Kabupaten Aceh Tengah (Photo/Ist)

HARIE.ID | TAKENGON — Kondisi masyarakat Aceh pascabencana banjir dan longsor masih dihadapkan pada kesulitan serius dalam memenuhi kebutuhan dasar.

Kerusakan infrastruktur dan fasilitas umum berdampak langsung pada terbatasnya akses transportasi, komunikasi, listrik, air bersih, hingga sanitasi yang layak.

Menjawab kebutuhan mendesak tersebut, Serikat Pekerja BPJS Ketenagakerjaan berkolaborasi dengan KNPI Aceh dan Perkasa Architect membangun MCK darurat di sejumlah wilayah terdampak, khususnya di Kabupaten Aceh Tengah.

Ketua DPW Serikat Pekerja BPJS Ketenagakerjaan Sumbagut, Rifki Zil Ikram, menyampaikan, pembangunan MCK darurat merupakan upaya konkret membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sanitasi yang layak pascabencana.

“Rusaknya banyak instalasi air bersih membuat kebutuhan MCK menjadi sangat mendesak. Pembangunan MCK darurat ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat,” ujar Rifki, Selasa 20 Januari 2026.

Sementara itu, Ketua DPKC Serikat Pekerja BPJS Ketenagakerjaan Banda Aceh, Renggha Prima, menjelaskan, di Aceh Tengah pihaknya telah membangun MCK darurat di Kampung Rawe dan Kampung Kenawat melalui kerja sama lintas elemen.

“Alhamdulillah, MCK darurat telah kami serahkan langsung kepada Reje Kampung Rawe dan Kampung Kenawat, serta disaksikan oleh Bupati Aceh Tengah, Bapak Haili Yoga,” ungkap Renggha.

Dalam kesempatan tersebut, Serikat Pekerja BPJS Ketenagakerjaan juga menyerahkan tas, perlengkapan sekolah, serta bingkisan kepada anak-anak di Kampung Rawe sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan pendidikan pascabencana.

Renggha menambahkan, program pembangunan MCK darurat ini tidak hanya dilakukan di Aceh Tengah, tetapi juga tengah berjalan di Aceh Utara dan Aceh Tamiang, dengan harapan titik-titik pembangunan dapat terus bertambah ke wilayah terdampak lainnya.

“Kami bersyukur seluruh proses pembangunan berjalan lancar sesuai perencanaan. Terima kasih kepada Ketua KNPI Aceh Aulia Rahman beserta jajaran, Adhica Perkasa selaku Owner Perkasa Architect dan tim teknis, serta Ketua KNPI Aceh Tengah Feriyanto dan seluruh jajaran,” katanya.

Menurut Renggha, kolaborasi yang terbangun ini dilandasi oleh satu tujuan yang sama, yakni membantu dan meringankan beban masyarakat terdampak bencana, khususnya di Aceh Tengah.

Laporan | Karmiadi 

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan.

Tulis Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan.

Podcast Harie.id

GAGAL NYALEG MALAH JADI MILIARDER! Perjalanan Bisnis Syukran Kopi Gayo Wine hingga Tembus Dubai
GAGAL NYALEG MALAH JADI MILIARDER! Perjalanan Bisnis Syukran Kopi Gayo Wine hingga Tembus Dubai