HARIE.ID | TAKENGON – Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian mengaku sedang memperjuangkan keberlanjutan Dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh.
Ia berujar, pemerintah pusat tengah mengupayakan agar skema Otsus kembali ke angka minimal 2 persen dari Dana Alokasi Umum (DAU) nasional.
Dalam keterangannya, Tito mengatakan, bahwa selama 20 tahun, Aceh telah menikmati dana Otsus dengan skema berbeda.
Pada 15 tahun pertama, Aceh menerima alokasi sebesar 2 persen dari DAU nasional dengan nilai berkisar Rp.8 hingga Rp.9 triliun per tahun.
Namun sejak 2023 hingga 2027, alokasi tersebut turun menjadi 1 persen.
“Setelah 2027, sesuai aturan yang ada, dana Otsus Aceh akan menjadi nol pada 2028. Ini tentu harus menjadi perhatian,” kata Tito saat berkunjung ke Kabupaten Aceh Tengah, Senin 20 April 2026 malam.
Ia mengulas, dalam rapat bersama Komisi II DPR RI pekan lalu, dirinya telah menyampaikan usulan perpanjangan dana Otsus Aceh.
Bahkan, kesepakatan awal telah ditandatangani untuk memperpanjang masa Otsus selama 20 tahun ke depan.
“Untuk Aceh, minggu lalu saya sudah menandatangani kesepakatan dengan Komisi II DPR RI agar dana Otsus diperpanjang selama 20 tahun lagi,” ujarnya.
Tak hanya itu, Tito juga mendorong agar besaran dana Otsus yang diperpanjang tersebut kembali ke angka minimal 2 persen dari DAU nasional.
Jika disetujui dan disahkan dalam bentuk undang-undang kata dia, skema baru itu ditargetkan mulai berlaku pada 2028.
“Kalau ini disepakati, minimal mulai 2028. Tapi saya sudah sampaikan kepada Wakil Gubernur, kita berjuang agar tahun depan sudah bisa dimulai,” tegasnya.
Menurut Tito, dengan skema 2 persen, Aceh berpotensi kembali menerima dana sekitar Rp8 triliun per tahun.
Dana tersebut nantinya akan didistribusikan ke kabupaten/kota, termasuk Aceh Tengah, untuk mempercepat pemulihan pasca bencana hidrometeorologi.
“Angkanya kurang lebih Rp8 triliun. Ini akan dibagi ke kabupaten/kota untuk membantu percepatan pemulihan pasca bencana,” jelasnya.
Di akhir pernyataannya, Tito turut mengapresiasi keindahan dan potensi Kabupaten Aceh Tengah. Ia berharap daerah tersebut segera pulih dan kembali berkembang.
“Mohon doanya supaya semua bisa dimudahkan. Kabupaten Aceh Tengah ini luar biasa indah, semoga bisa kembali normal dan semakin maju setelah nanti Otsus Aceh mengalir,” pungkasnya.
Laporan | Karmiadi












