ADVERTISEMENT

Rapat dengan CEO Tambang, Bupati Haili Yoga Sebut Investasi Harus Berbasis Kesepakatan Bersama 

HARIE.ID | TAKENGON — Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah menggelar rapat audiensi dan paparan calon investor terkait permohonan rekomendasi Izin Usaha Pertambangan (IUP) eksplorasi komoditas mineral logam emas, Jumat 08 Mei 2026 di Oproom Setdakab Aceh Tengah.

Paparan tersebut dilakukan langsung oleh CEO PT. Pegasing Alam Makmur dan PT. Arul Pegasing Mineral Dody Kusuma.

Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga saat itu langsung turun tangan memimpin rapat, turut dihadiri unsur Forkopimda, LSM, pihak pengembang, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah VI Aceh, Sekretaris Daerah Aceh Tengah, serta para kepala SKPK di lingkungan Pemkab setempat.

BACA JUGA

Dalam arahannya, Bupati berujar, potensi alam di Tanoh Gayo merupakan anugerah yang harus dijaga dan dikelola secara bijaksana demi keberlanjutan lingkungan serta kesejahteraan masyarakat.

“Alam Gayo merupakan anugerah yang diberikan Allah SWT. Potensi yang ada harus dikelola dengan baik, penuh tanggung jawab, dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Haili Yoga.

Ia menekankan, pemerintah daerah tidak akan mengambil keputusan sepihak dalam menyikapi rencana investasi pertambangan.

Menurutnya, aspirasi dan persetujuan masyarakat menjadi dasar utama dalam setiap proses rekomendasi yang akan ditempuh pemerintah.

“Masyarakat harus menjadi prioritas utama. Semua keputusan dilakukan melalui kesepakatan bersama dan mempertimbangkan kepentingan daerah,” katanya.

Selain itu, Haili Yoga juga menyoroti pentingnya legalitas dan komitmen seluruh pihak dalam menjalankan aktivitas investasi, khususnya di sektor pertambangan.

Ia berharap kehadiran investor tidak hanya berorientasi pada eksplorasi sumber daya alam, tetapi juga mampu memberikan kontribusi terhadap pembangunan daerah dan peningkatan ekonomi masyarakat Aceh Tengah.

“Legalitas adalah hal utama. Investor harus hadir untuk membangun daerah melalui kesepakatan bersama, menjaga alam, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Pertemuan tersebut turut diwarnai dialog terbuka antara pemerintah daerah, membahas potensi, dampak, dan komitmen bersama terkait rencana investasi pertambangan di Aceh Tengah.

BERITA TERKAIT