HARIE.ID | REDELONG – Untuk pertama kalinya sejak dilakukan perbaikan dan pengaspalan secara swadaya oleh masyarakat, ratusan jamaah haji asal Kabupaten Aceh Tengah melintasi tajuk Enang – Enang, Sabtu 20 Juni 2026 malam.
Iring-iringan kendaraan yang membawa para tamu Allah itu melintas dengan aman di jalur tersebut.
Jalan tersebut menurut salah satu masyarakat dilokasi belum selesai dikerjakan, hujan lebat membuat pengerjaan terganggu.
“Tadi hujan lebat, akibatnya pengaspalan dihentikan,” katanya.
Diketahui , beberapa hari terakhir, masyarakat berjibaku memulihkan akses jalan yang sempat rusak parah akibat bencana hidrometeorologi pada akhir 2025 lalu dari hasil swadaya masyarakat.
Jalur Enang–Enang sebelumnya mengalami kerusakan cukup serius. Bahkan, salah satu jembatan di kawasan tersebut hingga kini masih tampak miring akibat terjangan bencana.
Kondisi itu sempat mengganggu mobilitas masyarakat dan menghambat ekonomi masyarakat setempat.
Namun berkat kerja keras warga yang dilakukan secara swadaya, akses tersebut berhasil diperbaiki dan diaspal sehingga kembali dapat dilalui kendaraan dengan lebih aman dan nyaman.
Salah satu tokoh yang berada di balik gerakan tersebut adalah Sahrial, mantan Mukim Datu Derakal, Bener Meriah.
Ia menjadi sosok yang menginisiasi sekaligus menggerakkan masyarakat untuk bergotong royong mempercepat pemulihan jalur strategis tersebut.
Beberapa hari sebelum kedatangan jamaah haji, Sahrial bahkan menyampaikan harapannya agar kendaraan pertama yang melintasi jalan yang baru diaspal itu adalah rombongan jamaah haji asal Aceh Tengah.
“Kita akan berupaya supaya kendaraan yang melintas perdana setelah diaspal adalah jamaah haji asal Aceh Tengah,” ujar Sahrial saat proses pengerjaan jalan berlangsung.
Harapan itu akhirnya terwujud. Pada Sabtu malam, ratusan jamaah haji terlihat melintasi jalur Enang–Enang di tengah suasana penuh syukur dan kebanggaan masyarakat setempat.
Laporan | Karmiadi











