ADVERTISEMENT
harie.id
  • SERAMI
  • BENGKON
  • BERANANG
  • GEGAYANG
  • KEBEN
  • REGEM
  • SANTON
  • SELADANG
  • Tentang HARIE.ID
  • NEWSROOM HARIE.ID
  • SERAMI
  • BENGKON
  • BERANANG
  • GEGAYANG
  • KEBEN
  • REGEM
  • SANTON
  • SELADANG
  • Tentang HARIE.ID
  • NEWSROOM HARIE.ID
No Result
View All Result
harie.id
No Result
View All Result
Home SERAMI

89 Konflik Manusia dan Gajah Kurun Waktu 5 Tahun, Pemkab Aceh Tengah Susun Strategi Konservasi Satwa Liar

by Arinos
15 Januari 2025
A A
89 Konflik Manusia dan Gajah Kurun Waktu 5 Tahun, Pemkab Aceh Tengah Susun Strategi Konservasi Satwa Liar

PJ Sekda Aceh Tengah, Erwin Pratama saat mengikuti diskusi Publik RAD Pengelolaan Satwa Liar (Photo/dok)

HARIE.ID, TAKENGON | Dalam upaya mengatasi konflik manusia dan satwa liar, Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah resmi memulai konsultasi publik Rencana Aksi Daerah (RAD) Perlindungan dan Pengelolaan Kawasan Satwa Liar untuk periode 2025–2029.

Kegiatan tersebut digelar di Aula Bappeda Aceh Tengah, Rabu 15 Januari 2025.

Turut dihadiri Direktur WALHI Aceh Ahmad Shalihin, perwakilan WWF Aceh Indonesia Cik Rini, Akademisi Universitas Syiah Kuala Prof. Abdullah, hingga para Reje dan tokoh masyarakat dari kawasan yang terdampak konflik satwa liar.

BACA JUGA

Sosok Jauhari, Merangkul dengan Humor, Mundur karena Prinsip

Kadis Pertanian Aceh Tengah Jauhari Mengundurkan Diri 

Komitmen Bersama! “Jika Oknum TNI/Polri Terlibat PETI dan Mafia BBM Siap Dicopot”

PJ Sekda Aceh Tengah, Erwin Pratama menyoroti pentingnya sinergi lintas sektor dalam menangani konflik antara manusia dan satwa liar, khususnya gajah Sumatera.

“Konflik manusia-gajah di Aceh Tengah bukan hanya tantangan konservasi, tetapi juga ancaman bagi kesejahteraan masyarakat, terutama petani. Kita perlu mencari solusi yang adil, di mana ekosistem tetap terjaga tanpa mengorbankan kebutuhan hidup masyarakat,” tegasnya.

Erwin mengungkapkan, dalam lima tahun terakhir, Aceh Tengah mencatat 89 insiden konflik manusia-gajah dengan kerugian materi mencapai Rp 6 miliar.

Konflik ini mayoritas melibatkan kerusakan lahan pertanian, pemukiman, hingga ancaman keselamatan warga.

“Upaya mitigasi seperti pemasangan pagar listrik dan penggunaan gajah terlatih telah dilakukan, tetapi tanpa koordinasi yang kuat, langkah ini tidak akan cukup,” ujarnya.

Ia juga mendorong pembentukan Forum Konservasi Gajah Indonesia (FKGI) sebagai wadah koordinasi lintas sektor yang mampu memantau pergerakan gajah, memberikan edukasi kepada masyarakat, serta merumuskan langkah mitigasi berbasis data.

RAD Perlindungan Satwa Liar Aceh Tengah 2025–2029 menawarkan sembilan strategi, termasuk pengelolaan populasi, perlindungan habitat, penegakan hukum, hingga penguatan kelembagaan dan inovasi berbasis masyarakat.

Erwin mengajak masyarakat untuk menjadi garda terdepan melalui diversifikasi mata pencaharian yang ramah lingkungan, seperti ekowisata berbasis konservasi.

“Ekosistem yang terjaga adalah investasi bagi masa depan. Kita perlu mengubah pola pikir dari eksploitasi menjadi pelestarian yang memberikan manfaat berkelanjutan,” tambahnya.

Terkait pendanaan, Erwin mendorong kolaborasi dengan sektor swasta melalui CSR, serta penggalangan dukungan dari lembaga internasional berbasis ekosistem.

“Keterbatasan anggaran bukan alasan untuk berhenti, melainkan tantangan untuk berinovasi dalam mencari solusi,” katanya.

Terakhir, Erwin menekankan keberlanjutan ekosistem Aceh Tengah adalah tanggung jawab bersama.

“Dengan kerja sama yang solid, kita dapat mengurangi konflik, melestarikan satwa liar, dan memastikan masyarakat mendapatkan manfaat langsung dari lingkungan yang terjaga,” pungkasnya.

Acara dilanjutkan dengan sesi diskusi publik, di mana peserta memberikan masukan strategis untuk implementasi RAD. Langkah ini diharapkan menjadi momentum nyata dalam menciptakan harmoni antara manusia dan satwa liar di Aceh Tengah.

| REL

Tags: Aceh TengahGajah - ManusiaKonflikKonservasiSatwa Liar
SendShare3Tweet2

BERITA TERKAIT

Sosok Jauhari, Merangkul dengan Humor, Mundur karena Prinsip

Sosok Jauhari, Merangkul dengan Humor, Mundur karena Prinsip

25 September 2026
Kadis Pertanian Aceh Tengah Jauhari Mengundurkan Diri 

Kadis Pertanian Aceh Tengah Jauhari Mengundurkan Diri 

24 September 2026
Komitmen Bersama! “Jika Oknum TNI/Polri Terlibat PETI dan Mafia BBM Siap Dicopot”

Komitmen Bersama! “Jika Oknum TNI/Polri Terlibat PETI dan Mafia BBM Siap Dicopot”

24 September 2026
Peserta Aksi di DPRK, Minta Bupati Haili Yoga Hadir: “Kalau Tidak Kami Jemput ke Pendopo”

Peserta Aksi di DPRK, Minta Bupati Haili Yoga Hadir: “Kalau Tidak Kami Jemput ke Pendopo”

24 September 2026
Masjid Ruhama Takengon Dibahas dengan Menlu, Haili Yoga Prediksi Anggaran Rp300 – Rp500 Miliar

Masjid Ruhama Takengon Dibahas dengan Menlu, Haili Yoga Prediksi Anggaran Rp300 – Rp500 Miliar

23 September 2026
Rotasi 9 Pejabat Eselon II, Khairmansyah Duduki Kursi Asisten, Haili Yoga: “Matahari Tetap Satu”

Rotasi 9 Pejabat Eselon II, Khairmansyah Duduki Kursi Asisten, Haili Yoga: “Matahari Tetap Satu”

23 September 2026
Next Post
Penemuan Mayat di Paya Ilang, Polisi Pastikan Tidak Ada Tindak Kekerasan

Penemuan Mayat di Paya Ilang, Polisi Pastikan Tidak Ada Tindak Kekerasan

BERITA TERKINI

Sosok Jauhari, Merangkul dengan Humor, Mundur karena Prinsip

Sosok Jauhari, Merangkul dengan Humor, Mundur karena Prinsip

25 September 2026
Kadis Pertanian Aceh Tengah Jauhari Mengundurkan Diri 

Kadis Pertanian Aceh Tengah Jauhari Mengundurkan Diri 

24 September 2026
Komitmen Bersama! “Jika Oknum TNI/Polri Terlibat PETI dan Mafia BBM Siap Dicopot”

Komitmen Bersama! “Jika Oknum TNI/Polri Terlibat PETI dan Mafia BBM Siap Dicopot”

24 September 2026
Peserta Aksi di DPRK, Minta Bupati Haili Yoga Hadir: “Kalau Tidak Kami Jemput ke Pendopo”

Peserta Aksi di DPRK, Minta Bupati Haili Yoga Hadir: “Kalau Tidak Kami Jemput ke Pendopo”

24 September 2026
Masjid Ruhama Takengon Dibahas dengan Menlu, Haili Yoga Prediksi Anggaran Rp300 – Rp500 Miliar

Masjid Ruhama Takengon Dibahas dengan Menlu, Haili Yoga Prediksi Anggaran Rp300 – Rp500 Miliar

23 September 2026
Rotasi 9 Pejabat Eselon II, Khairmansyah Duduki Kursi Asisten, Haili Yoga: “Matahari Tetap Satu”

Rotasi 9 Pejabat Eselon II, Khairmansyah Duduki Kursi Asisten, Haili Yoga: “Matahari Tetap Satu”

23 September 2026
Besok, Bupati Haili Yoga Rotasi Pejabat Eselon II

Besok, Bupati Haili Yoga Rotasi Pejabat Eselon II

22 September 2026
Menagih Janji Bank Aceh, Bangun Tugu Gajah di Paya Tumpi Senilai Rp3,7 Miliar 

Menagih Janji Bank Aceh, Bangun Tugu Gajah di Paya Tumpi Senilai Rp3,7 Miliar 

22 September 2026
Skill Up Lab Dorong Anak Muda Bener Meriah Jadi Pelaku Ekonomi Kreatif

Skill Up Lab Dorong Anak Muda Bener Meriah Jadi Pelaku Ekonomi Kreatif

19 September 2026
Asriadi Pimpin PPNI Aceh Tengah Periode 2026-2031

Asriadi Pimpin PPNI Aceh Tengah Periode 2026-2031

19 September 2026

BANYAK DIBACA

  • Kadis Pertanian Aceh Tengah Jauhari Mengundurkan Diri 

    Kadis Pertanian Aceh Tengah Jauhari Mengundurkan Diri 

    57 shares
    Share 23 Tweet 14
  • Rotasi 9 Pejabat Eselon II, Khairmansyah Duduki Kursi Asisten, Haili Yoga: “Matahari Tetap Satu”

    43 shares
    Share 17 Tweet 11
  • Peserta Aksi di DPRK, Minta Bupati Haili Yoga Hadir: “Kalau Tidak Kami Jemput ke Pendopo”

    38 shares
    Share 15 Tweet 10
  • Besok, Bupati Haili Yoga Rotasi Pejabat Eselon II

    22 shares
    Share 9 Tweet 6
  • Komitmen Bersama! “Jika Oknum TNI/Polri Terlibat PETI dan Mafia BBM Siap Dicopot”

    17 shares
    Share 7 Tweet 4
  • Tentang HARIE.ID
  • REDAKSI
  • KODE ETIK
  • PEDOMAN HAK JAWAB
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
PT.TANOH GAYO MULTIMEDIA

© 2024 harie.id .

No Result
View All Result
  • SERAMI
  • BENGKON
  • BERANANG
  • GEGAYANG
  • KEBEN
  • REGEM
  • SANTON
  • SELADANG
  • Tentang HARIE.ID
  • NEWSROOM HARIE.ID

© 2024 harie.id .