ADVERTISEMENT

Baitul Mal Aceh Tengah Umumkan 50 Penerima Bantuan Tugas Akhir Mahasiswa S1, Ini Namanya!

Picture of Karmiadi Arinos

Karmiadi Arinos

Ketua Baitul Mal Aceh Tengah, Azkia Umar, (tengah) didampingi Komisioner, Abdul Azis (kiri) dan Kepala Sekretariat Baitul Mal, Majid (kanan)

TAKENGON | HARIE.ID — Sekretariat Baitul Mal Kabupaten Aceh Tengah umumkan penerima bantuan biaya penyelesaian tugas akhir bagi mahasiswa Strata Satu (S1) asal Aceh Tengah yang sedang menempuh pendidikan di luar daerah tahun 2026.

Sebanyak 50 mahasiswa dinyatakan lolos sebagai penerima bantuan setelah melalui proses seleksi dan penetapan dalam rapat pleno Badan BMK Aceh Tengah.

Pengumuman tersebut tertuang dalam Nomor: 451.5/121/SBM/2026 tentang Penerima Bantuan Biaya Penyelesaian Tugas Akhir Mahasiswa S1 di Luar Daerah pada Baitul Mal Kabupaten Aceh Tengah Tahun 2026.

BACA JUGA

Pengumuman Hasil Seleksi Bantuan Mahasiswa Tugas Akhir S1 Luar Daerah

Penetapan penerima dilakukan melalui rapat pleno Badan BMK Aceh Tengah yang digelar pada 10 Juli 2026.

Bantuan ini diprioritaskan bagi mahasiswa S1 asal Aceh Tengah yang sedang menyelesaikan tugas akhir di luar daerah, khususnya yang berasal dari keluarga kurang mampu dan yatim.

Kepala Sekretariat Baitul Mal Kabupaten Aceh Tengah, Majid, SE., M.AP, mengatakan seluruh proses seleksi telah dilaksanakan sesuai mekanisme yang berlaku dan berdasarkan hasil keputusan rapat pleno Badan BMK Aceh Tengah.

“Seluruh tahapan seleksi telah dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. Keputusan yang telah diumumkan bersifat mutlak,” tegas Majid, Senin 13 Juli 2026.

Ia juga mengimbau, para penerima bantuan agar memanfaatkan dana tersebut secara maksimal untuk menyelesaikan tugas akhir sehingga dapat segera menuntaskan pendidikan dan kembali memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah.

Sementara itu, Ketua Baitul Mal Kabupaten Aceh Tengah, Azkia Umar menyampaikan, program bantuan penyelesaian tugas akhir merupakan bentuk komitmen Baitul Mal dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Aceh Tengah melalui sektor pendidikan.

“Bantuan ini diharapkan menjadi penyemangat bagi para mahasiswa yang sedang berada di tahap akhir perkuliahan. Kami ingin tidak ada mahasiswa yang tertunda menyelesaikan studi hanya karena keterbatasan biaya. Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan melahirkan generasi Aceh Tengah yang berilmu, berakhlak, serta mampu mengabdi kepada masyarakat,” ujar Azkia Umar.

Ia menambahkan, Baitul Mal Aceh Tengah akan terus berupaya menghadirkan berbagai program pemberdayaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, termasuk di bidang pendidikan, sebagai bagian dari optimalisasi pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah bagi para mustahik.

“Semoga dapat meringankan beban mahasiswa yang sedang menyelesaikan tugas akhir asal Aceh Tengah di luar daerah,” pungkasnya.

Laporan | Karmiadi 

BERITA TERKAIT