TAKENGON | HARIE.ID — Relawan Nusantara bersama Sahabat Bardan Sahidi menyalurkan 200 selimut dan bantuan uang tunai kepada penyintas kebakaran Pasar Jagong Jeget di Kampung Jeget Ayu, Kecamatan Jagong Jeget, serta warga terdampak di Wih Sagi Indah, Kecamatan Silih Nara, Aceh Tengah, Selasa 11 Agustus 2026.
Bantuan tersebut dibawa langsung oleh Bardan Sahidi menggunakan satu unit ambulans emergency peduli musibah bersama Relawan Nusantara yang diinisiasi Munawar, pemilik usaha Cafe dan Resto Nusantara.
Dua unit mobil pick up juga dikerahkan dengan muatan penuh selimut untuk memenuhi kebutuhan warga di lokasi pengungsian.
Bardan mengatakan, bantuan itu berangkat dari apa yang ia lihat langsung ketika berada di tengah-tengah penyintas.
Ia menyaksikan sejumlah warga harus melewati malam di tenda pengungsian dalam kondisi kedinginan, sementara kebutuhan dasar masih terbatas.
“Saat musibah kebakaran, saya menyaksikan warga kedinginan di tenda pengungsian tanpa selimut, utamanya ibu-ibu, lansia dan balita,” kata Bardan.
Menurutnya, kondisi tersebut membuat dirinya memilih untuk tidak sekadar datang menyerahkan bantuan, tetapi ikut bermalam di lokasi pengungsian sembari mendata kebutuhan warga yang harus segera dipenuhi selama masa tanggap darurat.
“Ketika kita melihat langsung bagaimana warga bertahan di tengah keterbatasan, kita tahu bahwa yang mereka butuhkan bukan hanya bantuan, tetapi juga kepedulian dan kehadiran,” ujar Bardan.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban penyintas, terutama mereka yang kehilangan tempat tinggal dan harus bertahan di tenda pengungsian setelah kebakaran melanda kawasan Pasar Jagong Jeget.
Sementara itu, Munawar mengatakan bantuan yang dibawa Relawan Nusantara telah disalurkan kepada 108 kepala keluarga (KK) penyintas musibah.
“Alhamdulillah, bantuan telah tersalur kepada 108 kepala keluarga,” ujar Munawar.
Penyaluran bantuan turut didampingi Ketua Forum Reje Kecamatan Jagong Jeget, Nanang Tria Permana, serta Pekerja Sosial TKSK, Sriyono Aman Alwi.
Bagi para penyintas, bantuan tersebut menjadi penguat di tengah masa sulit.
Laporan | Karmiadi











