ADVERTISEMENT

Muchsin Hasan Sambut Tim Satgas PRR, Bahas Percepatan Rehab Rekon di Aceh Tengah 

HARIE.ID | TAKENGON – Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah terus memperkuat langkah percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab rekon) pascabencana.

Upaya tersebut mendapat dukungan langsung dari Tim Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) yang melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Aceh Tengah, Kamis 14 Mei 2026.

Wakil Bupati Aceh Tengah, Muchsin Hasan menerima langsung kunjungan Dirjen Perumahan Desa Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dr. Imran, M.Si., M.A.Cd bersama Tim Satgas PRR yang terdiri dari Kolonel Daniel dan Kombes Deni di ruang kerja Wakil Bupati.

BACA JUGA

Pertemuan tersebut membahas langkah strategis percepatan pemulihan sarana dan prasarana yang terdampak banjir dan longsor di sejumlah wilayah Aceh Tengah.

Pemerintah pusat mengaku, proses rehab rekon berjalan lebih cepat sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali normal.

Kepala Bappeda Aceh Tengah, Jumadil Enka, yang membuka sekaligus memoderatori pertemuan itu menjelaskan, dampak bencana tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga memicu tingginya inflasi daerah akibat terganggunya distribusi komoditas.

“Pascabencana banyak infrastruktur terdampak. Dalam tangkapan kami di lapangan, Aceh Tengah menjadi kabupaten dengan inflasi tertinggi di Aceh karena banyak komoditas belum dapat dipasarkan secara normal keluar daerah akibat akses yang masih darurat,” ujar Jumadil.

Menurutnya, kondisi jalan dan akses distribusi yang belum pulih sepenuhnya membuat aktivitas ekonomi masyarakat ikut terdampak.

Karena itu, percepatan rehab rekon menjadi kebutuhan mendesak untuk memulihkan stabilitas ekonomi daerah.

Wakil Bupati Aceh Tengah, Muchsin Hasan, dalam sambutannya berharap pemerintah pusat dapat memberikan dukungan dan solusi percepatan penanganan infrastruktur terdampak bencana.

“Besar harapan kami melalui Bapak Dirjen terkait sarana dan prasarana umum yang terdampak bencana dapat diberikan pencerahan berupa langkah-langkah percepatan rehab rekon yang bisa kami terapkan,” kata Muchsin.

Muchsin Hasan berharap, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar meningkatkan koordinasi dan kinerja dalam percepatan rehab rekon pascabencana.

“Semoga pasca pertemuan ini mempercepat pemulihan infrastruktur serta mengembalikan aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah secara bertahap,” pungkas Muchsin.

Sementara itu, Dirjen Perumahan Desa Kementerian PKP, Dr. Imran, menegaskan, perhatian pemerintah pusat terhadap penanganan pascabencana di Aceh sangat besar.

Ia menyebut kunjungannya ke Aceh Tengah merupakan arahan langsung dari Ketua Satgas PRR yang juga Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.

“Bapak Ketua Satgas PRR sangat peduli terhadap rehab rekon pascabencana di Sumatera, khususnya Aceh. Saya hadir atas perintah beliau untuk membantu percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi yang sedang kita laksanakan bersama,” ujar Imran.

Dalam forum tersebut, Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tengah, Andalika, turut memaparkan kondisi terkini di lapangan.

Ia menjelaskan, curah hujan tinggi masih memicu bencana susulan di beberapa titik sehingga penanganan darurat terus dilakukan.

“Saat ini masih terdapat sejumlah titik yang terus kami lakukan perbaikan darurat karena longsor dan banjir masih terjadi ketika intensitas hujan tinggi,” ungkap Andalika.

Laporan | Karmiadi 

BERITA TERKAIT