ADVERTISEMENT

Guru PPPK PW di Takengon Keluhkan Gaji Belum Cair, Salimsyah: “Semoga Sebelum Idul Adha Sudah Dibayarkan”

Picture of Karmiadi Arinos

Karmiadi Arinos

Salimsyah (Photo/dok pribadi)

HARIE.ID | TAKENGON — Sejumlah guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Aceh Tengah melayangkan protes setelah belum menerima gaji sejak dilantik hingga memasuki akhir Mei 2026.

Kondisi tersebut memicu keresahan di kalangan tenaga pendidik yang selama ini tetap menjalankan tugas mengajar di sekolah.

“Sejak dilantik sampai hari ini kami belum menerima gaji apapun,” kata salah satu guru PPPK Paruh Waktu yang meminta namanya tidak dipublikasikan kepada Harie.id, Rabu 20 Mei 2026.

BACA JUGA

Keluhan itu muncul di tengah tuntutan kebutuhan hidup yang terus berjalan, sementara para guru mengaku tetap aktif menjalankan kewajiban mengajar seperti biasa di sekolah masing-masing.

Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tengah, Salimsyah membenarkan pembayaran gaji PPPK Paruh Waktu masih dalam proses administrasi.

“Untuk gaji PPPK Paruh Waktu di bawah naungan Dinas Pendidikan sedang dalam proses,” kata Salimsyah saat dikonfirmasi Harie.id.

Ia memastikan pemerintah daerah tetap menindaklanjuti pembayaran hak para guru tersebut. Bahkan, dokumen pengajuan pembayaran disebut telah ditandatangani dan ditargetkan cair sebelum Hari Raya Idul Adha 2026.

“Sudah saya tanda tangani, semoga sebelum Idul Adha sudah dibayarkan,” ujarnya.

Menurut Salimsyah, pembayaran nantinya mencakup gaji guru PPPK Paruh Waktu mulai Januari hingga Mei 2026.

“Terhitung Januari – Mei 2026, semoga. Kita berharap proses nya tidak lama,” pungkasnya.

Laporan | Karmiadi 

BERITA TERKAIT