HARIE.ID | TAKENGON – Anggota DPRK Aceh Tengah Ikhsanuddin, mengajak untuk menjaga dan mempersiapkan generasi muda sebagai tunas bangsa yang akan menentukan masa depan Indonesia.
Hal itu disampaikannya dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118, Rabu 20 Mei 2026.
Tahun ini, Harkitnas mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, yang menekankan pentingnya perlindungan generasi muda serta penguatan kedaulatan bangsa di berbagai aspek kehidupan, termasuk literasi digital.
“Atas nama pribadi dan Anggota DPRK Aceh Tengah Fraksi PKS, saya mengucapkan Selamat Hari Kebangkitan Nasional ke-118. Momen hari kebangkitan bangsa tidak hanya diukur dari pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga dari bagaimana kita merawat, melindungi, dan mempersiapkan generasi penerus bangsa,” ujar Ikhsanuddin.
Menurutnya, tema Harkitnas tahun ini sangat relevan dengan tantangan zaman yang dihadapi generasi muda.
Selain harus memiliki kemampuan akademik dan keterampilan yang baik, anak-anak Indonesia juga harus dibekali dengan karakter yang kuat dan kemampuan literasi digital agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan.
“Kedaulatan bangsa hari ini tidak hanya terkait wilayah dan sumber daya alam, tetapi juga kedaulatan informasi. Generasi muda harus memiliki kemampuan menyaring informasi, berpikir kritis, dan memanfaatkan teknologi secara bijak agar tidak menjadi korban hoaks maupun pengaruh negatif dunia digital,” katanya.
Ikhsanuddin menilai, perlindungan terhadap anak dan generasi muda harus menjadi perhatian bersama.
Ia mendukung berbagai program strategis nasional yang diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, termasuk Program Makan Bergizi Gratis dan penguatan perlindungan anak di ruang digital melalui regulasi yang lebih adaptif.
“Program Makan Bergizi Gratis merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang sehat dan cerdas. Begitu juga perlindungan anak di ruang digital, ini sangat penting agar anak-anak kita dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman, baik secara fisik maupun mental,” ujarnya.
Ia menambahkan, keluarga, sekolah, pemerintah, dan masyarakat memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga tunas bangsa agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.
“Jangan biarkan anak-anak kita berjalan sendiri menghadapi tantangan zaman. Mereka membutuhkan pendampingan, pendidikan yang berkualitas, serta lingkungan yang mendukung. Kebangkitan bangsa dimulai dari lahirnya generasi yang sehat, berkarakter, dan memiliki semangat cinta tanah air,” katanya.
Ikhsanuddin juga mengajak masyarakat untuk menjadikan semangat Harkitnas sebagai energi bersama dalam membangun daerah, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan generasi muda.
“Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar mengenang sejarah lahirnya kesadaran kebangsaan, tetapi juga momentum untuk memastikan bahwa tunas-tunas bangsa hari ini tumbuh menjadi pemimpin masa depan yang mampu menjaga kedaulatan negara dan membawa Indonesia semakin maju,” ujarnya.
Ia berharap, semangat Harkitnas ke-118 dapat menginspirasi seluruh masyarakat untuk terus berkontribusi dalam menciptakan generasi yang unggul dan siap menghadapi tantangan global.
“Mari kita jaga tunas bangsa, karena dari merekalah masa depan Indonesia ditentukan. Generasi yang kuat akan melahirkan bangsa yang berdaulat dan negara yang maju,” pungkas Ikhsanuddin.
laporan | Karmiadi











