ADVERTISEMENT

Ikhsanuddin Dukung Pemasangan CCTV, Minta Program Aceh Tengah Bersih Disertai Edukasi dan Penegakan Aturan

Picture of Karmiadi Arinos

Karmiadi Arinos

Anggota DPRK Aceh Tengah Fraksi PKS, Ikhsanuddin (Photo/Ist)

HARIE.ID | TAKENGON – Anggota DPRK Aceh Tengah Ikhsanuddin, menyatakan mendukung langkah Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah yang memasang kamera pengawas (CCTV) di sejumlah titik strategis sebagai upaya mewujudkan daerah yang bersih, aman, dan ramah wisatawan.

Menurut Ikhsanuddin, program yang digagas Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si tersebut merupakan langkah maju dalam memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus menjaga citra Aceh Tengah sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Provinsi Aceh.

“Aceh Tengah adalah daerah wisata yang memiliki keindahan alam luar biasa. Karena itu, kebersihan, keamanan, dan kenyamanan harus menjadi perhatian kita bersama,” ujar Ikhsanuddin, Jumat 05 Juni 2026.

BACA JUGA

Ia mengatakan, keberadaan CCTV di pintu masuk daerah maupun lokasi yang rawan terjadi pembuangan sampah sembarangan dapat menjadi instrumen penting untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Selama ini kita sering menemukan sampah dibuang sembarangan di pinggir jalan, kawasan wisata, maupun fasilitas umum. Dengan adanya CCTV, saya berharap masyarakat semakin sadar bahwa menjaga kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita semua,” katanya.

Meski demikian, Ikhsanuddin mengingatkan bahwa pemasangan CCTV harus dibarengi dengan edukasi yang masif dan penegakan aturan yang adil agar tujuan program dapat tercapai secara optimal.

“Teknologi hanyalah alat. Yang paling penting adalah membangun kesadaran masyarakat. Karena itu, saya mendukung rencana pemerintah meluncurkan kampanye *Aceh Tengah Bersih* melalui video edukasi dan berbagai media publikasi. Edukasi dan penegakan aturan harus berjalan beriringan,” ujarnya.

Ia juga mendukung rencana pemerintah daerah untuk mengintegrasikan CCTV milik berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta mengembangkan teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) guna mendukung pengawasan yang lebih efektif.

“Pemanfaatan teknologi AI tentu menjadi langkah yang sangat baik. Selain dapat memantau arus lalu lintas dan keamanan, teknologi ini juga dapat membantu mengidentifikasi lokasi pembuangan sampah liar sehingga pemerintah bisa mengambil tindakan lebih cepat dan tepat,” katanya.

Ikhsanuddin berharap program Aceh Tengah Bersih tidak hanya menjadi slogan, tetapi menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah kampung, sekolah, pelaku usaha, komunitas hingga wisatawan.

“Kita ingin Aceh Tengah dikenal bukan hanya karena keindahan Danau Lut Tawar dan alamnya yang memukau, tetapi juga karena masyarakatnya yang peduli terhadap kebersihan dan tertib menjaga lingkungan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kebersihan merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi daerah.

“Ketika wisatawan datang dan melihat lingkungan yang bersih, aman, dan tertata, mereka akan merasa nyaman dan ingin kembali lagi. Ini tentu akan berdampak positif bagi perekonomian masyarakat,” katanya.

Di akhir keterangannya, Ikhsanuddin mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung program pemerintah daerah dalam menjaga kebersihan dan keindahan Aceh Tengah.

“Mari kita jadikan Aceh Tengah sebagai rumah yang nyaman bagi kita dan tempat yang berkesan bagi setiap tamu yang datang. Kebersihan adalah cermin peradaban. Jika kita mampu menjaganya bersama, maka Aceh Tengah akan semakin maju, indah, dan membanggakan,” tutup Ikhsanuddin.

Laporan | Karmiadi 

BERITA TERKAIT