HARIE.ID | TAKENGON – Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga harap hasil Derby Gayo 2026 dijadikan dasar penyusunan program pembinaan atlet berkuda secara terukur dan berkelanjutan.
Ajang pacuan kuda tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam mempersiapkan atlet dan kuda pacu menghadapi Pra-Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON) XXII 2028 di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
Pesan itu disampaikan Haili Yoga saat penutupan Derby Gayo 2026 di Lapangan H. M. Hasan Gayo, Blang Bebangka, Pegasing, Minggu 08 November 2026.
Menurut Haili, Derby Gayo tidak semestinya hanya dipandang sebagai hiburan rakyat sekaligus penutup musim pacuan.
Lebih dari itu, kompetisi tersebut harus menjadi ruang seleksi, evaluasi, dan pematangan kemampuan atlet berkuda asal dataran tinggi Gayo.
Ia meminta Pordasi, KONI Aceh Tengah, dan KONI Aceh segera melakukan evaluasi terhadap hasil perlombaan, termasuk memetakan potensi kuda pacu dan kemampuan para joki muda.
“Kita tidak boleh cepat berpuas diri. Melalui ajang ini, kita telah melihat potensi luar biasa dari kuda-kuda tangguh dan joki-joki muda berbakat asal dataran tinggi Gayo,” kata Haili.
Ia menegaskan, hasil kompetisi harus ditindaklanjuti dengan program pelatihan jangka panjang yang memiliki target dan ukuran capaian jelas.
Dengan demikian, pembinaan tidak berhenti setelah perlombaan selesai, tetapi berlanjut hingga persiapan menghadapi kompetisi tingkat nasional.
“Mari kita rebut tiket sebanyak-banyaknya di Pra-PON 2028 mendatang. Buktikan atlet berkuda Aceh Tengah tidak hanya berjaya di kandang sendiri, tetapi juga mampu mengibarkan bendera Tanoh Gayo dan mengharumkan nama Provinsi Aceh di kancah nasional,” ujarnya.
Haili juga menilai, pacuan kuda memiliki posisi penting dalam kehidupan masyarakat Gayo. Tradisi yang diwariskan turun-temurun itu kini berkembang menjadi wadah pembinaan prestasi olahraga berkuda yang kompetitif dan profesional.
Menurutnya, arena pacuan bukan hanya mempertemukan para peserta dalam sebuah kompetisi, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat sportivitas, ketangguhan, serta kecintaan masyarakat terhadap budaya daerah.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, Haili menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana, Pordasi, KONI, sponsor, dan seluruh masyarakat yang telah bergotong royong menyukseskan Derby Gayo 2026.
Ia turut mengapresiasi terjaganya keamanan, ketertiban, dan kebersamaan selama kegiatan berlangsung.
Kepada para pemenang, Haili berpesan agar terus mempertahankan prestasi dan meningkatkan disiplin latihan.
Sementara peserta yang belum berhasil meraih kemenangan diminta menjadikan hasil perlombaan sebagai bahan evaluasi untuk kembali berkompetisi dengan persiapan lebih baik.
“Sportivitas yang dijunjung tinggi selama beberapa hari penyelenggaraan merupakan esensi sejati dari sebuah kompetisi,” pungkasnya.
Laporan | Karmiadi






Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan.