HARIE.ID | TAKENGON – Kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, ke posko pengungsian korban bencana hidrometeorologi di Kabupaten Aceh Tengah sempat mencicipi kuliner khas daerah tersebut, Jum’at 12 Desember 2025.
Di tengah peninjauan kondisi pengungsi, Presiden sempat menikmati kuliner tradisional khas dataran tinggi Gayo, yakni lepat Gayo.
“Ini lepat Gayo, Pak,” ujar seorang ibu sambil menyodorkan penganan yang disiapkan secara sederhana dibawah tenda darurat.
Prabowo yang terlihat ramah langsung menanyakan bahan pembuatannya sebelum mencicipi. “Ini dibuat dari apa?” tanya Presiden.
Setelah mencicipi rasa manis kudapan itu, Prabowo berseloroh yang membuat warga sekitar tertawa.
“Ini manis ya. Kalau manis saya minta ampun, sudah gemuk saya,” ujarnya sambil tersenyum.
Lepat Gayo sendiri merupakan makanan tradisional yang dibuat dari tepung ketan berisi gula merah kalis, dibungkus daun pisang, lalu diberi taburan kelapa parut gongseng di bagian tengah sebelum akhirnya dikukus.
Penganan ini kerap disajikan saat saat tertentu, seperti menjelang idul Fitri dan momen hari raya idul Fitri atau saat kegiatan gotong royong.
Laporan | Karmiadi












