HARIE.ID | TAKENGON – Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah atau yang akrab disapa Dek Fad, menyebut terus mengawal pemulihan pascabencana di Aceh Tengah agar seluruh masyarakat terdampak mendapatkan perhatian dan tidak tertinggal dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi.
Penegasan itu disampaikan Dek Fad saat menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Quba, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah, Senin (26/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, ia didampingi Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, dan Wakil Bupati Muchsin Hasan.
“Setahun yang lalu saya datang dalam suasana duka kebencanaan. Alhamdulillah, hari ini kita sudah memasuki tahap rehabilitasi dan rekonstruksi. Ini berkat kerja keras kita semua,” ujar Dek Fad di hadapan jamaah.
Ia mengatakan, pemulihan pascabencana masih menjadi perhatian penting Pemerintah Aceh. Karena itu, kebutuhan dan hak masyarakat terdampak harus terus diperjuangkan agar proses pemulihan berjalan sesuai harapan.
Dek Fad menegaskan, dirinya bersama Bupati Aceh Tengah terus menyuarakan kepentingan masyarakat terdampak bencana kepada pemerintah di tingkat provinsi maupun pusat.
“Saya bersama pak Bupati Aceh Tengah intens menyuarakan hak-hak masyarakat yang terkena bencana di tingkat provinsi maupun pusat. Kita ingin memastikan tidak ada masyarakat Aceh Tengah yang tertinggal dalam proses pemulihan ini,” katanya.
Menurutnya, upaya rehabilitasi dan rekonstruksi membutuhkan kerja sama serta komitmen berbagai pihak. Dengan demikian, masyarakat yang terdampak bencana dapat kembali menjalani kehidupan secara lebih baik, sementara pembangunan daerah terus berjalan.
Selain menyampaikan komitmen pemulihan, Dek Fad juga mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai momentum memperkuat persatuan, mempererat silaturahmi, dan meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Ia turut menyampaikan doa agar Tanah Gayo senantiasa diberikan keberkahan, keselamatan, dan kesuburan. Dek Fad juga berharap kopi Gayo semakin dikenal di pasar dunia serta kesejahteraan masyarakat terus meningkat.
“Semoga Tanah Gayo ini semakin berkah, kopinya semakin mendunia, masyarakatnya sejahtera, dan selalu dalam lindungan Allah,” ucapnya.
Kehadiran Wakil Gubernur Aceh di Masjid Quba disambut melalui prosesi adat Gayo berupa tepung tawar dan penyematan upuh ulen-ulen, kain kerawang khas Gayo sebagai simbol penghormatan kepada tamu kehormatan.
Rangkaian acara diawali dengan lantunan selawat, dilanjutkan tausiah hikmah Maulid oleh Tgk. Irwansyah. Dalam ceramahnya, ia mengangkat tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW, Memperkuat Persatuan, dan Mendoakan Keselamatan Tanah Gayo”.
Tgk. Irwansyah mengajak jamaah meneladani sifat Rasulullah SAW, seperti kejujuran, amanah, dan kasih sayang, sekaligus menjaga persatuan dalam menghadapi berbagai tantangan yang dialami masyarakat.
Sebagai bagian dari kegiatan sosial dalam peringatan Maulid, panitia turut menyalurkan santunan kepada 1.000 anak yatim dari Kecamatan Bebesen dan sekitarnya. Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada enam perwakilan anak yatim oleh Wakil Gubernur Aceh, didampingi Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tengah.
Sementara itu, Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Wakil Gubernur Aceh yang telah bersilaturahmi langsung dengan masyarakat dalam momentum Maulid Nabi Muhammad SAW.
Haili berharap kegiatan tersebut semakin memperkuat sinergi antara Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, khususnya dalam mempercepat pemulihan pascabencana dan pembangunan daerah demi kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRA Yahdi Hasan Ramud, Dirintelkam Polda Aceh Kombes Pol. Said Anna Fauza, Kepala Dinas Sosial Aceh Budi Afrizal, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh Akkar Arafat, Ketua TP-PKK Aceh Tengah Novita Nirmala Haili, unsur Forkopimda, para kepala SKPK, alim ulama, tokoh adat, serta masyarakat setempat.
Laporan | Karmiadi





Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan.