HARIE.ID | TAKENGON — Event Pacuan Kuda dalam rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Takengon ke-449 dipastikan digelar sebelum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Kegiatan ini bukan sekadar perayaan seremonial, tetapi diarahkan sebagai ruang pemulihan psikologis masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.
Berdasarkan data yang dihimpun, Idul Adha 10 Zulhijah 1447 H diprediksi jatuh pada Rabu 27 Mei 2026.
Dengan demikian, agenda pacuan kuda akan berlangsung pada rentang waktu sebelum tanggal tersebut.
Kepala Dinas Pariwisata Aceh Tengah, Erwin Pratama, membenarkan, tahapan persiapan tengah berjalan. Pemerintah, kata dia, telah menggelar rapat koordinasi dan kini menunggu proses tender melalui sistem pengadaan Pemkab Aceh Tengah.
“Rangkaian kegiatan Pacuan Kuda HUT Takengon ke-449 sedang berproses. Kita menunggu penyelesaian tender,” ujar Erwin, Senin 13 April 2026 via telepon WhatsApp.
Total anggaran yang disiapkan untuk pelaksanaan kegiatan ini kata dia, mencapai Rp480 juta dan akan dikelola oleh pihak ketiga setelah proses lelang rampung.
Erwin berujar, penentuan jadwal sebelum Idul Adha bukan tanpa pertimbangan. Selain menghindari benturan agenda nasional seperti peringatan 17 Agustus, keputusan ini juga untuk memastikan momentum ekonomi dan sosial tidak terlewat.
Lebih dari itu, Pemkab Aceh Tengah menempatkan pacuan kuda sebagai medium trauma healing bagi masyarakat pascabencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten ini.
“Ini bukan euforia. Kita ingin menghadirkan ruang trauma healing yang sehat untuk pemulihan psikologis warga,” katanya.
Di sisi lain, event ini diharapkan menjadi katalis kebangkitan UMKM lokal. Perputaran ekonomi diprediksi meningkat seiring hadirnya pengunjung, pelaku usaha kuliner, hingga pedagang kecil yang memanfaatkan momentum keramaian.
“Bukan euforia, tapi untuk trauma healing dan membangkitkan kembali gairah UMKM di Kabupaten Aceh Tengah,” pungkasnya.
Laporan | Karmiadi












