Channel Youtube Harie.id PodcastTonton

Jembatan Enang-Enang Tahap Persiapan Lelang, Ditarget Mulai 2027, Anggaran Ditaksir Rp600 Miliar

Arinos
Desain jembatan Enang - Enang (Foto. Harie)

HARIE.ID | BENER MERIAH – Pembangunan Jembatan Enang-Enang di Kabupaten Bener Meriah kini memasuki tahap persiapan lelang, dengan pekerjaan fisik ditargetkan mulai berjalan tahun 2027 dan rampung tahun 2028.

Kepala Posko Wilayah Satgas PRR Aceh, Safrizal ZA, menyampaikan perkembangan tersebut dalam Focus Group Discussion (FGD) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam Provinsi Aceh Tahun 2026.

FGD tersebut mengangkat tema pembahasan realisasi Transfer ke Daerah (TKD) tambahan untuk kabupaten/kota di Provinsi Aceh.

Bahkan, Safrizal memperlihatkan dua desain jembatan Enang – Enang yang akan dibangun.

Safrizal mengatakan, pada tahap awal pembangunan Jembatan Enang-Enang diperkirakan memiliki panjang sekitar 300 meter dengan dukungan anggaran sekitar Rp800 miliar.

Namun, berdasarkan perkembangan perencanaan, panjang jembatan kini diproyeksikan sekitar 190 meter dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp600 miliar.

“Status pembangunan Jembatan Enang-Enang saat ini sedang persiapan lelang,” kata Safrizal, Jum’at 02 Oktober 2026.

Ia menjelaskan, proses perencanaan ditargetkan selesai pada akhir Desember 2026. Setelah tahapan tersebut rampung, pekerjaan konstruksi dijadwalkan berlangsung hingga 2028.

Sementara itu, peletakan batu pertama pembangunan jembatan direncanakan dilakukan awal 2027.

Safrizal berharap proses pembangunan Jembatan Enang-Enang dapat berjalan sesuai tahapan yang telah disusun dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Bener Meriah, khususnya dalam memperkuat konektivitas pascabencana.

Ia juga berharap pembangunan tersebut dapat mengikuti keberhasilan pembangunan sejumlah jembatan strategis lainnya di Aceh.

“Mudah-mudahan sama seperti Jembatan Kuta Blang dan Teupin Mane,” ujarnya.

Menurut Safrizal, Jembatan Enang-Enang nantinya bukan sekadar infrastruktur penghubung, tetapi diharapkan menjadi salah satu proyek infrastruktur penting bagi Bener Meriah dalam mendukung mobilitas masyarakat dan pemulihan wilayah pascabencana.

“Ini jembatan paling top nanti yang ada di Bener Meriah,” pungkas Safrizal.

Laporan | Karmiadi

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan.

Tulis Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan.

Podcast Harie.id

Kesaksian Jauhari, Mundur Dari Kepala Dinas Karena Tiga Alasan Ini? #podcast
Kesaksian Jauhari, Mundur Dari Kepala Dinas Karena Tiga Alasan Ini? #podcast